Kota Cantik

Banjir di Palangkaraya, 1.531 Jiwa Alami Sakit Warga Terdampak, Rata-rata Terserang Penyakit Kulit

Banjir di Palangkaraya, menyebabkan 1.531 warga Kota Palangkaraya sakit akibat banjir, dari jumlah itu rata-rata mengeluh penyakit kulit atau alergi

Penulis: Ghorby Sugianto | Editor: Sri Mariati
Tribunkalteng.com/Ghorby Sugianto
Suasana pengungsian korban banjir di Posko KNPI Kalteng, Palangkaraya. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA – Banjir di Palangkaraya, menyebabkan 1.531 warga Kota Palangkaraya sakit akibat banjir, dari jumlah itu rata-rata mengeluh penyakit kulit atau alergi.

Dinas Kesehatan Palangkaraya mencatat sejak 12 November 2022 lalu. Pihak Dinas Kesehatan telah melayani warga yang datang ke Layanan Kesehatan.

Tak hanya penyakit kulit atau alergi kulit saja, wargapun terserang penyakit ISPA, demam, sakit kepala hingga diare.

"Warga yang diserang penyakit sebagian besar di antaranya mengalami sakit infeksi saluran pernafasan akut dan alergi kulit," jelas Kepala Dinas Kesehatan Palangkaraya, Andjar Hari Purnomo, Senin (28/11/2022).

Dari jumlah warga sebanyak 1.531 jiwa tersebut dinilai masih dinamis, karena merupakan hasil rekapitulasi sementara yang terdata Dinas Kesehatan Palangkaraya.

"Mungkin sebagian korban kaget dengan peristiwa tersebut karena ini berlangsung sangat cepat, jadi mereka stres dan tensi mereka juga naik," bebernya.

Petugas kesehatan tengah memeriksa kesehatan warga yang terdampak banjir di Palangkaraya, beberapa hari lalu.
Petugas kesehatan tengah memeriksa kesehatan warga yang terdampak banjir di Palangkaraya, beberapa hari lalu. (Prokompky untuk Tribunkalteng.com)

Kendati demikian, Andjar Hari Purnomo memastikan ketersediaan pertolongan medis berupa obat-obatan bagi masyarakat yang terjangkit penyakit akibat banjir.

Sejumlah tim medis juga disiagakan dan mengunjungi satu per satu rumah masyarakat Kota Cantik yang terdampak banjir untuk mengecek kondisi kesehatan.

"Obat-obatan kami pastikan aman ya bahkan sejak hari pertama banjir bantuan sudah datang. Kami juga telah menyiagakan tim medis di sejumlah posko banjir dan tempat-tempat pengungsian serta permukiman masyarakat," tegasnya.

Sebagai informasi, Banjir di Palangkaraya mulai surut, warga Kelurahan Palangka yang mengungsi telah kembali ke rumah masing-masing untuk membersihkan sisa banjir yang menggenang.

Karena ketinggian debit air sudah jauh turun, dari awal hingga 2 meter kini hanya 2 cm, sehingga mereka dapat kembali melakukan aktifitas seperti semula. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved