Berita Palangkaraya

Tes Penilaian Kesesuaian PPPK JF Guru Palangkaraya, BKPSDM Libatkan Lembaga Lain Awasi Seleksi

Pelaksanaan Tes Penilain Kesesuaian PPPK JF Guru Palangkaraya dimulai, menjaga agar pelaksanaan fair BKPSDM melibatkan lembaga lain turut mengawasi.

Penulis: Devita Maulina | Editor: Fathurahman
Tribunkalteng.com / Devita Maulina
Kepala BKPSDM Kota Palangka Raya, Sabirin Muhtar, saat memantau pelaksanaan penilaian kesesuaian calon PPPK Jabatan Fungsional Guru. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Pelaksanaan Tes Penilain Kesesuaian PPPK JF Guru Palangkaraya dimulai, menjaga agar pelaksanaan fair BKPSDM melibatkan lembaga lain turut mengawasi.

Seleksi calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Jabatan Fungsional (JF) Guru tahun 2022 di lingkungan Pemerintah Kota Palangkaraya memasuki tahap penilaian kesesuaian.

Bertempat di laboratorium komputer SMP Negeri 2 Palangkaraya, kegiatan ini berlangsung selama dua hari. Yakni, pada 27-28 November 2022.

“Ini adalah tahap lanjutan bagi para pelamar yang telah lolos seleksi administrasi. Dalam tahap penilaian kesesuaian ini dilakukan oleh pengawas pembina, guru senior, dan kepala sekolah langsung,” jelas Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Palangka Raya, Sabirin Muhtar, Minggu (27/11/2022).

Baca juga: KM Satya Kencana III Karam di Kumai Berhasil Tegak, Gunakan 1.000 Drum dan 45 Profil Tank

Baca juga: Seleksi Penilaian Kesesuaian Calon PPPK Guru di Palangkaraya, Terkendala Server Tak Stabil

Baca juga: Pemilik Warung Ayam Pecak Dusel Barsel Dibacok, Diduga Dilakukan Maling Saat Korban Salat Isya

Baca juga: Helikopter Polri Jatuh di Belitung, Sempat Isi Bahan Bakar di Pangkalan Bun dan Terjebak Cuaca Buruk

Ia menjelaskan, tahun ini jumlah formasi PPPK JF Guru yang dibuka ada sebanyak 90 orang. Namun, yang lolos seleksi administrasi sebanyak 102 orang.

Dengan begitu otomatis akan ada pelamar yang gugur dalam seleksi.

Adapun,  47 diantaranya merupakan pelamar P1, yakni calon PPPK yang telah dinyatakan lulus pada seleksi 2021 lalu.

Sehingga, yang mengikuti seleksi tahap penilaian kesesuaian ini ditujukan bagi pelamar P2 sebanyak 3 orang dan P3 sebanyak 52 orang.

Sabirin melanjutkan, dalam pelaksanaan seleksi ini pihaknya telah membentuk tim gabungan melibatkan dinas dan lembaga terkait, diantaranya BKPSDM, Dinas Pendidikan, dan Balai Penggerak Guru.

Sebelumnya tim gabungan ini juga telah melakukan beberapa kali rapat untuk memastikan seleksi berjalan dengan lancar dan sesuai aturan.

Selain itu, berbagai pihak pun dilibatkan dalam pendampingan guna menghindari dugaan permainan atau KKN dalam seleksi calon PPPK ini.

Diantaranya, BPKP Kalteng, Inspektorat, APIP, dan Bagian Hukum. Ia menegaskan pihaknya menerapkan transparansi dalam pelaksanaan seleksi, tanpa adanya kecurangan didalamnya.

“Makanya kami libatkan banyak pihak itu supaya mereka turut mengawasi. Seandainya ada yang tak sesuai aturan biar bisa langsung diperbaiki,” tuturnya.

Sabirin menambahkan, tak hanya dari lingkungan pemerintah daerah pihaknya juga mendapat pendampingan oleh tim dari Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek).

Halaman
12
Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved