Kota Cantik

Puluhan Honorer Guru Kota Palangkaraya Ikuti Seleksi PPPK, Uji Kompetensi Kinerja

Puluhan guru honorer di Kota Palangkaraya mengikuti seleksi PPPK materi yang diujikan meliputi uji kompetensi dan kinerja bertempat di SMPN 2

Penulis: Ghorby Sugianto | Editor: Sri Mariati
Tribunkalteng.com/Devita Maulina
Guru honorer saat mengikuti seleksi PPPK, meski sempat mengalami gangguan server, ujian kembali digelar hari ini, Senin (28/11/2022). 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Puluhan guru honorer mengikuti seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) hari ini, Senin (28/11/2202) materi yang diujikan meliputi uji kompetensi dan kinerja di SMPN 2 Palangkaraya.

Pelamar Prioritas II (P-II) dan Prioritas III (P-III) formasi guru sebanyak 46 orang, sebelumnya kemarin mereka mengalami gangguan server dari Pusat, sehingga seleksi dilanjutkan hari ini.

Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Palangkaraya, Sabirin Muhtar mengatakan, pelamar P-II dan P-III dari formasi yang disediakan sebanyak 90 formasi.

"Uji materi kompetesi yang diujikan yakni kinerja dan kompetensi. Peserta yang mengikuti berasal dari tenaga kontrak honorer yang mengabdi selama bertahun- tahun," katanya, Senin (28/11/2022).

Menurutnya, karena ganguan tersebut, seleksi PPPK hendak dilanjutkan pada malam kemarin, namun dibatalkan karena peserta kelelahan.

"Tes dilakukan sejak minggu kemarin, namun akses login baru bisa diakses pada sore hari yang sebelumnya masih loading se Indonesia sempat terganggu," jelasnya.

Pengawas penilaian kesesuaian calon PPPK Guru yang terkendala saat akan mengakses situs ujian karena server down.
Pengawas penilaian kesesuaian calon PPPK Guru yang terkendala saat akan mengakses situs ujian karena server down. (Tribunkalteng.com / Devita Maulina)

Dia menilai, kesalahan tersebut bukan dari panitia daerah, melainkan dari server pusat, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nasional.

Pihaknya telah optimal agar seleksi PPPK Guru berjalan lancar, dengan menyurati PLN dan Telkom sebelum pelaksanaan tes.

Surat tersebut ditujukan agar mensukseskan pelaksanaan tes tanpa gangguan listrik dan jaringan saat para peserta melakukan uji kompetensi seleksi.

“Peserta P- I sebanyak 46 tak lagi mengikuti seleksi karena sudah mengikuti tes PPPK pada tahun 2021, dari 46 Peserta P-I ada satu yang mengundurkan diri, satu yang meninggal, jadi sisa 44,” pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved