Kota Cantik

Pemerintah Kota Palangkaraya Setiap Minggu Laporkan Perkembangan Inflasi ke Pemerintah Pusat

Pemerintah Kota Palangkaraya setiap minggunya melaporkan terkait perkembangan inflasi di Kota Cantik, upaya menekan dan isu strategis lainnya

Editor: Sri Mariati
TRIBUNKALTENG.COM/SRI MARIATI
Wali Kota Palangkaraya Fairid Naparin. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA – Untuk memastikan pemerintah daerah bekerja optimal dan terstruktur, terlebih Kota Palangkaraya menjadi sorotan terkait dalam pengendalian inflasi.

Untuk Pemerintah Kota Palangkaraya setiap minggunya melaporkan terkait perkembangan inflasi di Kota Cantik, upaya menekan dan isu strategis lainnya yang sudah dilakukan.

Hal itu diungkapkan orang nomor satu di Palangkaraya ini Fairid Naparin, saat FGD beberapa waktu lalu di Swiss Bell Danum Hotel.

“Ya kami diminta oleh Kementerian Dalam Negeri untuk melaporkan setiap minggu terkait permasalah di kota, terlebih masalah inflasi ya,” ujarnya kepada Tribunkalteng.com.

Fairid Naparin menjelaskan, melalui dinas teknis terkait intens melakukan rapat bersama pemerintah pusat. Inovasi atau upaya apa saja dalam menekan inflasi di Kota Palangkaraya.

seperti diketahui, ujar wali kota muda tersebut, salah satu langkah menekan inflasi oleh Pemerintah Kota Palangkaraya adalah dengan terus menggelar operasi pasar murah di seluruh kelurahan yang ada.

Wali Kota Palangkaraya Fairid Naparin berfoto bersama dengan para pemateri FGD bertajuk peran strategis tim pengendali mutu Kelitbangan Kota Palangkaraya, di Swiss Bell Danum Hotel, Selasa (22/11/2022) lalu.
Wali Kota Palangkaraya Fairid Naparin berfoto bersama dengan para pemateri FGD bertajuk peran strategis tim pengendali mutu Kelitbangan Kota Palangkaraya, di Swiss Bell Danum Hotel, Selasa (22/11/2022) lalu. (TRIBUNKALTENG.COM/SRI MARIATI)

Terkhusus bagi warganya yang kurang mampu dengan kenaikan harga sembako yang cukup tinggi di pasaran.

“Dengan hal tersebut menjadi upaya atau langkah jitu dari Pemerintah Kota Palangkaraya dalam menekan inflasi di kota hingga Desember mendatang,” beber Fairid Naparin.

Hal lainnya adalah yang dirapatkan dengan pemerintah pusat, bagaimana inovasi daerah dapat diterapkan oleh Pemerintah Kota Palangkaraya.

Sebab saat ini ada 9 inovasi daerah yang giat difokuskan untuk diterapkan, sembari akan terus melakukan perbaikan sesuai standar atau poin dari pusat.

“Maka dinas teknis harus memperhatikan hal ini, sebab pemerintah akan melihat tingkat kematangannya sehingga nantinya itu bisa diterapkan untuk mengatasi permasalahan di Kota Palangkaraya ini,” pungkas pria yang hobi balap motor ini. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved