Berita Palangkaraya

Aksi Vandalisme Bertuliskan “Mafia LPG” Terjadi di Kota Palangkaraya, Protes atau Iseng?

Aksi vandalisme dengan makian bertuliskan “f*ck LPG naik”, “f*ck BBM naik”, dan “mafia LPG”, tengah ramai disejumlah titik di kawasan Palangkaraya

Penulis: Pangkan B | Editor: Sri Mariati
TRIBUNKALTENG.COM/PANGKAN BANGEL
Pekerja Bangunan SPBU Soekarno Hatta, Triyono saat menunjukkan coretan yang ada pada pagar usai ditutupi cat bewarna putih, Sabtu (26/11/2022). 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Aksi vandalisme dengan makian bertuliskan “f*ck LPG naik”, “f*ck BBM naik”, dan “mafia LPG”, tengah ramai di Jalan RTA Milono dan Jalan Soekarno Hatta, Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Sabtu (26/11/2022).

Pasalnya aksi vandalisme tersebut dilakukan pada sejumlah tembok dan pagar seng yang berada di pinggir jalan.

Alhasil, coretan menggunakan pilox tersebut pun akhirnya terbaca dan dilihat oleh para pengendara yang melintas di jalanan Kota Palangkaraya.

Salah satunya yang viral di media sosial, vandalisme yang terjadi pada pagar SPBU Jalan Soekarno Hatta.

Selain coretan makian, terdapat akronim bertuliskan “IB90’s”, yang diduga oknum orang melakukan aksi vandalisme tersebut.

Pekerja bangunan SPBU Soekarno Hatta, Triyono mengatakan, ia tidak mengetahui adanya tulisan tersebut pada pagar SPBU.

Baca juga: Stabilkan Harga Gas Elpiji 3 Kg di Sampit, Operasi Pasar Digelar Tiap Hari Jual Sesuai HET

“Kalau ditanya siapa orang yang melakukan aksi vandalisme tersebut saya kurang tahu, karena kami yang bekerja hanya sampai pukul 17.00 WIB,” terangnya pada Tribunkalteng.com.

Dia mengungkapkan, aksi vandalisme tersebut diduga dilakukan pada malam hari saat para pekerja tidak beraktivitas.

Sebanyak 5 orang pekerja bangunan, yang sedanh membangun pos Satpam dan kantor yang bekerja di SPBU Soekarno Hatta.

“Memang tidak semua pekerja pulang ke rumah, terdapat 2 pekerja yang menginap di SPBU. Namun tidak ada yang tahu kapan coretan tersebut ada, apalagi melihat siapa pelakunya,” ungkap Triyono.

Bahkan Triyono mengetahui adanya coretan tersebut saat Satpol PP Kota Palangkaraya mendatangi lokasi.

“Kami tidak tahu adanya coretan tersebut, karena pintu masuk pelerja berada di dekat lampu lalu lintas Bundaran Burung. Jadi baru tahu saat petugas Satpol PP datang,” terangnya.

Triyono mengatakan saat ia bermalam di SPBU memang cukup banyak anak-anak yang nongkrong di lokasi tersebut.

Baca juga: Diduga Jual Gas Elpiji 3 Kg di Atas HET, Pemilik Pangkalan di Tabalong Diproses Hukum

“Kadang memang pada malam hari cukup banyak anak-anak motor yang nongkrong. Tapi tidak tahu apakah mereka yang melakukan aksi vandalisme tersebut,” ungkapnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved