Berita Kalsel

Selebgram Perempuan di Banjarmasin Laporkan Penganiayaan, Polda Kalsel Dalami Laporan Korban

Seorang selebgram perempuan di Banjarmasin bernama arah Diba Rahmadi melaporkan tindak penganiyaan yang dilakukan oknum anggota Polda Kalsel.

Editor: Fathurahman
ilustrasi tribunnews.com
ILUSTRASI. Seorang selebgram perempuan di Banjarmasin bernama arah Diba Rahmadi melaporkan tindak penganiyaan yang dilakukan oknum anggota Polda Kalsel. Farah mengaku ditampar, ditendang hingga dijambak bahkan diancam untuk dibunuh ketika bertengkar dengan oknum polisi yang disebut berpangkat Bripda.  

TRIBUNKALTENG.COM, BANJARMASIN - Seorang selebgram perempuan di Banjarmasin bernama arah Diba Rahmadi melaporkan tindak penganiyaan yang dilakukan oknum anggota Polda Kalsel.

Korban penganiyaan Farah Diba Rahmadi melalui akun media sosial instagramnya, @farahdibarealaccount mengungkapkan, berulang kali mendapat tindak kekerasan dari oknum anggota Polri yang tak lain merupakan suami sirinya.

Dalam akun miliknya tersebut, dia mengungkapkan banyak mendapat perlakuan kekerasan yang dilakukan terduga pelaku, sehingga akhirnya melaporkan ke Bid Propam Polda Kalsel dan Polresta Banjarmasin.

Kapolda Kalsel, Irjen Andi Rian R Djajadi angkat suara atas dugaan ada oknum anggota Polri di wilayah hukum Polda Kalsel yang melakukan penganiayaan terhadap seorang selebgram perempuan di Banjarmasin, Farah Diba Rahmadi.

Baca juga: Kebakaran 9 Rumah di Singkawang, Surat Penting Terbakar Wali Kota Janji Permudah Pengurusan

Baca juga: Ayah dan Anak di Kandangan Hulu Sungai Selatan Kalsel Diamankan Terlibat Penganiyaan

Baca juga: Kenaikan UMP Kalteng 2023 Diumumkan Senin, Apindo Berharap Segera Recovery Ekonomi

Baca juga: Si Jago Merah Mengamuk di Jalan Bhineka Bhakti Singkawang Selatan, 9 Rumah Berdempetan Terbakar

Kapolda memerintahkan jajarannya untuk mendalami dugaan dan laporan tersebut.

Irjen Andi Rian menegaskan, akan memproses oknum anggota tersebut jika melalui laporan korban memang terbukti anggotanya melakukan penganiayaan

"Kami akan cek. Kalau di Propam kita akan lihat, kalau jatuhnya disiplin akan diproses secara disiplin, kalau etik akan diproses etik," ujar Kapolda Kalsel

Namun, Ia menekankan pula, jika nantinya didapati adanya dugaan unsur pidana, maka oknum tersebut akan diproses secara hukum pidana. 

"Kalau ada pidananya, kita akan proses pidana," tegasnya ketika ditemui Banjarmasinpost.co.id di Mako Polda Kalsel, Kamis (24/11/2022).

Respon tegas Kapolda Kalsel ini turut menjadi buntut dari ramainya tanggapan masyarakat Kalsel atas unggahan Farah Diba Rahmadi melalui akun media sosial instagramnya, @farahdibarealaccount. 

Dimana melalui unggahan Tanggal 21 November Tahun 2022, Farah menceritakan, bahwa Ia berulang kali mendapat tindak kekerasan dari oknum anggota Polri yang tak lain merupakan suami sirinya. 

Farah mengaku ditampar, ditendang hingga dijambak bahkan diancam untuk dibunuh ketika bertengkar dengan oknum polisi yang disebut berpangkat Bripda itu. 

Kejadian itu menurut unggahan Farah terjadi berulang kali sejak Bulan Oktober Tahun 2022.

uhbkb
Kapolda Kalsel, Irjen Andi Rian R Djajadi memerintahkan jajarannya untuk mendalami laporan penganiayaan terhadap selebgram perempuan di Banjarmasin, Kamis (24/11/2022). banjarmasinpost.co.id/achmad maudhody

Dalam unggahan yang sama, Ia juga menunjukkan foto tangan dan kakinya dihiasi sejumlah luka memar. 

Telah melaporkan kejadian dugaan pidana itu ke Polresta Banjarmasin dan juga mengadu ke Bid Propam Polda Kalsel, perempuan pemilik akun dengan 107 ribu pengikut ini berharap laporannya dapat ditindaklanjuti serius oleh Kepolisian. (*)

 

Artikel ini telah tayang di BanjarmasinPost.co.id dengan judul Selebgram di Banjarmasin Mengaku Dianiaya Oknum Polisi, Kapolda Kalsel Tegas Bakal Proses Pidana

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved