Liga 1 2022
Jadwal Liga 1 2022 Resmi Memakai Sistem Bubble, PSIS dan Tim lain Akan Bermain di Jogja dan Jateng
Jadwal Liga 1 2022 Resmi Memakai Sistem Bubble, PSIS Semarang, Persib, Persija dan Tim lain Akan Bermain di Jogja dan Jateng
TRIBUNKALTENG.COM - Kelanjutan jadwal Liga 1 2022 resmi menggunakan sistem bubble, PSIS Semarang, Persib, Persija dan Tim lainnya akan Bermain di DIY dan Jawa Tengah (Jateng).
Adapun untuk sistem bubble Liga 1 2022 akan digelar selama enam pekan ini di Jawa Tengah dan Yogyakarta.
Ada empat stadion yang sudah disiapkan oleh PT LIB untuk menggelar enam pekan pertandingan Liga 1 2022/2023.
Ini tentu menjadi kabar baik bagi tim-tim Liga Indonesia terkait kelanjutan jadwal Liga 1 2022.
Baca juga: Jadwal Streaming Bola Live SCTV Piala Dunia 2022 Hari ini, Portugal vs Ghana dan Brazil vs Serbia
Baca juga: Head to Head dan Prediksi Brasil vs Serbia, Pelatih Neymar cs Datangi Masjid Jelang Piala Dunia 2022
Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB), Ferry Paulus, mengatakan bahwa Liga 1 2022/2023 dilanjutkan dengan sistem bubble.
Kata Ferry Paulus, sistem bubble itu hanya berjalan selama enam pekan saja.
Seperti diketahui, Liga 1 2022/2023 sedang terhenti pasca Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 135 orang pada 1 Oktober 2022.
PT LIB berencana untuk melanjutkan kembali Liga 1 2022/2023 pada 2 Desember 2022.
Kompetisi sepak bola kasta tertinggi di Indonesia itu berhenti di pekan ke-11.
PT LIB berencana untuk melanjutkan kembali selama enam pekan sampai putaran pertama Liga 1 2022/2023 berakhir.
"Untuk putaran pertama ini, kami rencananya habiskan dengan sistem bubble dahulu selama enam pekan," kata Ferry Paulus kepada BolaSport.com, Kamis (24/11/2022).
Ferry Paulus menambahkan, untuk putaran kedua Liga 1 2022/2023 akan ada perubahan format.
Nantinya 18 klub Liga 1 2022/2023 bisa kembali bermain di kandangnya dan menjalani laga tandang.
"Kalau untuk putaran kedua baru kembali lagi dengan sistem kandang tandang," kata Ferry Paulus.
"Mulai dari pekan ke-18 sampai pekan ke-34," lanjutnya.
Adapun untuk sistem bubble selama enam pekan ini rencananya digelar di Jawa Tengah dan Yogyakarta.
Ada empat stadion yang sudah disiapkan oleh PT LIB untuk menggelar enam pekan pertandingan Liga 1 2022/2023.
"Sistem bubble ini digelar di Jawa Tengah dan Yogyakarta."
"Kami akan pakai empat venue di sana yakni Stadion Jatidiri (Semarang), Stadion Maguwoharjo (Sleman), Stadion Sultan Agung (Bantul), dan Stadion Moch Soebroto (Magelang)," tutup Ferry Paulus.
Jelang Liga 1 2022/2023 bergulir, PT LIB berencana menggelar rapat koordinasi dengan beberapa pihak di Kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga Indonesia (Kemenpora), Senayan, Jakarta Pusat, pada Senin (28/11/2022).

PT Liga Indonesia Baru (LIB) sudah memutuskan untuk melanjutkan Liga 1 2022/2023 dengan sistem bubble selama enam pekan ke depan.
Sistem bubble itu dilakukan guna menghabiskan enam pertandingan tersisa hingga putaran pertama berakhir.
Seperti diketahui, Liga 1 2022/2023 tengah berhenti pasca Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 135 orang pada 1 Oktober 2022.
Liga 1 2022/2023 berhenti ketika sudah memasuki pekan ke-11.
PT LIB berencana untuk melanjutkan kembali Liga 1 2022/2023 pada 2 Desember 2022.
Melihat jadwal yang sangat padat karena sudah berhenti selama dua bulan, PT LIB memutuskan untuk menerapkan sistem bubble selama enam pekan di Jawa Tengah dan Yogyakarta.
Lantas bagaimana sikap 18 klub dengan sistem bubble selama enam pekan itu?
Direktur Utama PT LIB, Ferry Paulus, menegaskan semua keputusan ada di tangan operator kompetisi.
"Ya memang ini cuma sementara saja yang penting Liga 1 2022/2023 jalan dulu," kata Ferry Paulus kepada BolaSport.com, Kamis (24/11/2022).
Ferry Paulus menegaskan Liga 1 2022/2023 harus berjalan demi timnas Indonesia.
Timnas Indonesia akan berlaga di Piala AFF 2022 pada 20 Desember 2022 sampai 16 Januari 2023.
Tanpa kompetisi tentu saja akan menyulitkan bagi timnas Indonesia.
Terlebih, timnas Indonesia ditargetkan menjadi juara di Piala AFF 2022.
"Yang paling penting itu kami harus mendukung kegiatan timnas Indonesia," kata Ferry Paulus.
Kata Ferry Paulus, jika memaksa melanjutkan Liga 1 2022/2023 dengan sistem kandang tandang, maka itu sulit.
Sebab, harus ada beberapa kegiatan yang dipelajari pasca Tragedi Kanjuruhan.
Untuk itu sistem kandang tandang rencananya akan diterapkan kembali pada putaran kedua Liga 1 2022/2023 mulai pekan ke-18 hingga pekan ke-34.
Baca juga: Hasil Timnas U20 Indonesia vs Malaga Tanpa Selebrasi, Skuat Terbaik Shin Tae-yong Main Imbang
"Kalau harus kandang dan tandang itu susah karena harus ada simulasi, implementasi dari security regulation kan berat."
"Karena Piala AFF 2022 ini dalam waktu dekat akan bergulir dan kami juga harus punya perhatian khusus karena sejatinya tujuan kompetisi itu untuk timnas Indonesia," tegas Ferry Paulus.
Rencananya sistem bubble selama enam pekan ini digelar di Jawa Tengah dan Yogyakarta.
(TRIBUNKALTENG)