Berita Kalbar

Bobol Dua Sekolah dan Gasak Barang Inventaris, Dua Tersangka Pencurian di Kalbar Dibekuk

Dua orang tersangka pelaku pencurian yang membobol dua sekolah di Mempawah Kalimantan Barat dan menggasak barang inventaris berhasil dibekuk petugas.

Editor: Fathurahman
ILUSTRASI
ILUSTRASI. Unit Jatanras Satreskrim Polres Mempawah, Polda Kalbar, berhasil mengungkap tindak pencurian ataupun pembobolan di SDN 13 Mempawah Timur dan SDN 10 Mempawah Hilir. 

TRIBUNKALTENG.COM, MEMPAWAH -Dua orang tersangka pelaku pencurian yang membobol dua sekolah di Mempawah Kalimantan Barat dan menggasak barang inventaris berhasil dibekuk petugas.

Tindakan dua orang tersangka pelaku pencurian barang pada dua sekolah tersebut terbilang nekat, karena keduanya dalam melakukan pencurian dengan membongkar pintu dan membobol plafon sekolah.

Pihak sekolah mengetahui pembobolan tersebut setelah staf sekolah yang ingin masuk ke sejumlah ruangan ternyata pintu masuk terbuka dan Plafon di bongkar serta sejumlah barang inventaris raib, sehngga pihak sekolah melaporkann ya ke pihak berwajib..

Unit Jatanras Satreskrim Polres Mempawah, Polda Kalbar, berhasil mengungkap tindak pencurian ataupun pembobolan di SDN 13 Mempawah Timur dan SDN 10 Mempawah Hilir.

Baca juga: Alasan Cari Kerja Gelapkan Motor, Buruh Harian Lepas di Pelaihari Terancam 5 Tahun Penjara

Baca juga: Senggolan Sesama Motor di Jalan Khatulistiwa Pontianak, Satu Pemotor Jatuh Tewas Dilindas Truk

Baca juga: Tingkatkan Pendidikan di Kobar, Pj Bupati Anang Dirjo Upayakan Rehab Sekolah dan Tambah Guru

Baca juga: Pemuda Antasari Tenggelam di Sungai Balangan, Ditemukan Meninggal Sekitar Pasar Modern Amuntai

Kapolres Mempawah, AKBP Fauzan Sukmawansyah, melalui Kasatreskrim Iptu Wendi Sulistiono, kepada awak media membenarkan pengungkapan kasus pencurian di dua sekolah dan telah menangkap dua tersangka dalam kasus tersebut.

"Benar, pada Jumat 4 November 2022 sekira pukul 06.20 WIB telah diketahui ada tindak pencurian di SDN 13 Mempawah Timur," jelas Wendi kepada awak media, Selasa 22 November 2022.

Wendi menjelaskan, awal muda diketahui adanya pencurian di SDN 13 Mempawah Timur yakni dari staf sekolah, yang hendak masuk ke ruang guru, dan kaget melihat pintu telah terbuka. Begitu pula dengan pintu lainnya, terlihat sudah terbuka lebar.

Terlebih ruang operator sekolah yang banyak disimpan berbagai barang inventaris kantor, dimana plafon dan ventilasi juga telah dijebol.

“Dalam laporannya di Polres Mempawah, pihak SDN 13 Mempawah Timur dirugikan Rp 29,5 juta karena telah hilang 1 unit Led Proyektor, 5 unit laptop merk Acer, tabung gas 3 Kg, serta uang tunai Rp 400 ribu,” ungkap Wendi kepada para awak media.

Wendi menjelaskan, saat setelah mendapat laporan, Unit Jatanras Satreskrim Polres Mempawah langsung bergerak untuk melakukan penyelidikan.

Dari hasil penyelidikan, didapatlah nama para tersangka, dan pihak Kepolisian terus mencari keberadaan barang bukti pencurian.

Namun, di tengah penyelidikan, justru Kepolisian kembali mendapat laporan serupa yakni pencurian di sekolah lainnya.

"Jadi, saat kita melakukan penyelidikan kasus pencurian di SDN 13 Mempawah Timur, kita kembali mendapatkan laporan kecurian di SDN 10 Mempawah hilir yang dilaporkan telah dibobol maling pada Minggu 13 November 2022 tersebut," ungkap Wendi.

Dalam aksinya di SDN 10 Mempawah Hilir, para pencuri membawa kabur 2 unit LCD Proyektor merk Optima senilai Rp 10.246.000.

Baca juga: Pembangunan Aula Bupati Kobar Hampir Rampung 100 Persen, Ditarget Fungsional Tahun 2023

Baca juga: Pemuda Antasari Tenggelam di Sungai Balangan, Ditemukan Meninggal Sekitar Pasar Modern Amuntai

Baca juga: Ibu Terduga Penganiaya Anak Angkat Hingga Meninggal di Ketapang, Mengaku Sempat Ingin Akhiri Hidup

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved