Berita Kalsel

Cemburu Buta Suami di Barito Kuala, Aniaya Istri dan Mertua Pakai Mandau Hingga Alami Luka-luka

Seorang suami di Kabupaten Barito Kuala Kalimantan Selatan menganiaya istri dan mertuanya pakai mandau,diduga akibat terbakar api cemburu dan emosi.

Editor: Fathurahman
ILUSTRASI
ILUSTRASI. Seorang suami di Kabupaten Barito Kuala Kalimantan Selatan menganiaya istri dan mertuanya pakai mandau hingga mengalami luka dan di larikan ke Rumah Sakit, diduga akibat terbakar api cemburu dan emosi. 

TRIBUNKALTENG.COM, MARABAHAN -Seorang suami di Kabupaten Barito Kuala (Batola) Kalimantan Selatan menganiaya istri dan mertuanya pakai mandau,diduga akibat terbakar api cemburu dan emosi.

Kejadian tersebut membuat kaget  warga yang tinggal di Desa Karya Baru, Kecamatan Barambai Kabupaten Barito Kuala, Senin (7/11/2022).

Tersangka SH berusia 47 tahun yang tak lain adalah menantu dan suami korban tiba-tiba mengamuk dan melukai mertua dan istrinya menggunakan mandau.

Entah apa yang merasuki SH (47) di Barito Kuala tersebut sehingga, ia tega menyerang istri dan mertuanya sendiri dengan menggunakan mandau tersebut.

Informasi terhimpun kejadian tersebut berlangsung, Senin (7/11/2022), sekitar pukul 18.30 di kediaman korban dan pelaku yang beralamat di Desa Karya Baru, Kecamatan Barambai.

Baca juga: Cekcok Karena Chat Mesra dengan Wanita Lain, Suami di Tabalong Kalsel Lakukan KDRT ke Istri

Baca juga: Debit Sungai Arut Kobar Meningkat, Warga Arut Selatan Was-was Ancaman Banjir Kiriman

Baca juga: Pembunuhan Pasutri di Palangkaraya, Tersangka dan Anak Korban Bertemu Dalam Rekonstruksi

Diceritakan TR (73), saksi sekaligus korban, saat itu ia makan di rumah.

Namun mendengar ada cekcok antara KR (32) anaknya dan SH menantunya di luar rumah.

"Saya keluar dan menanyakan. Ada apa ribut-ribut? Tapi SH malah masuk rumah dengan berkata mengambil air minum," ungkap TR.

Di luar dugaan, SH ternyata keluar rumah menenteng mandau dengan panjang kurang lebih setengah meter dan menyerang KR.

Merasa keselamatan anaknya terancam, TR pun berupaya memberikan pembelaan dan perlindungan.

Namun naas keduanya tetap diserang SH hingga mengalami luka.

"Dari serangan inilah TR mengalami luka sabetan di bawah telinga, sedangkan KR luka di lengan kiri dan kanan serta bahu," ujar Kapolres Batola, AKBP Diaz Sasongko melalui Kasi Humas AKP Abdul Malik, Rabu (9/11/2022).

Usai kejadian tersebut ayah dan anak ini pun dilarikan ke RSUD Abdul aziz untuk mendapatkan perawatan, sekaligus dilakukan pelaporan ke Polres Batola.

Baca juga: Pencurian di Palangkaraya Terekam CCTV, Uang Rp 1,1 Juta dan 64 Bungkus Rokok Raib

Baca juga: Pembunuhan Pasutri di Palangkaraya, Rekonstruksi Menjadi Dasar Dakwaan di Persidangan

Baca juga: Warung Jablai Lingkar Selatan Sampit Menjamur, Wabup Kotim Irawati Ancam Beri Sanksi Adat

"Berdasarkan laporan tersebut, tersangka SH akhirnya diamankan jajaran Polres Batola, Selasa (8/11/2022)," timpal Malik.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved