Berita Kalbar

2.500 Jiwa Warga 3 Kecamatan di Singkawang Terdampak Banjir, Fasilitas Umum Ikut Terendam Air

2.500 jiwa terdampak banjir di Singkawang, Kalbar dengan merendam sejumlah fasilitas umum disejumlah tempat di wilayah Singkawang

Editor: Sri Mariati
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA/Dok. Prokopim Sintang
Ilustrasi, banjir di Singkawang Kalbar merendam sejumlah fasilitas umum. 

TRIBUNKALTENG.COM, SINGKAWANG – Banjir di wilayah Singkawang, Kalimantan Barat (Barat) terus meluas akibat intensitas hujan yang lebat mengguyur wilayah tersebut.

Ada tiga kecamatan dan delapan kelurahan yang terdampak banjir di Kota Singkawang.

Diantaranya Kelurahan Pasiran, Sedau, Sagatani, Sejangkung, Condong, Bukit Batu, dan Sekip Lama. Hal itu dikatakan Ketua Satgas Informasi Bencana BPBD Provinsi Kalbar, Danie.

"Korban terdampak akibat banjir adalah sejumlah kurang lebih 1.000 KK, dan 2.500 jiwa korban banjir mengungsi ke rumah keluarga, kerabat terdekat, masjid dan posko pengungsian," ujarnya, Minggu (6/11/2022).

Daniel menjelaskan, sejumlah fasilitas umum  dan sosial seperti, jalan raya dan rumah sakit dikabarkan juga terdampak akibat banjir ini.

Ia menyebutkan bahwa BPBD telah melakukan upaya-upaya penanganan akibat banjir ini.

Baca juga: Banjir di Kalbar, Bangsal RSUD Abdul Aziz Singkawang Kemasukan Air, 86 Pasien Terdampak

Baca juga: Banjir di Kalbar, Ribuan Warga Kecamatan Kapuas Hulu Masih Terdampak Meski Air Berangsur Surut

Selain itu pihaknya terus melakukan langkah-langkah koordinasi dengan pihak-pihak terkait atas banjir ini.

"Upaya BPBD langsung monitor ke lokasi bersama relawan meningkatkan koordinasi kepada tiga pilar tingkat kecamatan dalam penanganan/pengamanan warga di lapangan, membawa kendaraan pikap dan perahu polietilent,"

"Berkonsultasi serta mohon arahan kepada Kepala Daerah dan melaporkan kepada BPBD Kalbar dan BNPB," ucap Daniel.

Ia melanjutkan, ketinggian banjir saat ini mencapai sekitar 50-90 cm. Ia pun memastikan pihaknya terus siaga terhadap kondisi banjir mengingat potensi hujan dengan intensitas tinggi masih mungkin terjadi.

"Ketinggian air cukup tinggi, petugas tetap siaga dikarenakan ramalan cuaca awan masih berwarna merah dari arah selatan," tutupnya.

Baca juga: Banjir di Kalbar, Puskesmas Simpang Hulu Ketapang Terendam, Para Pasien Dievakuasi ke Gereja

Baca juga: Banjir di Kalbar, Aktivitas Pasar Menukung Melawi Tutup, Debit Air Naik 1 Meter

Sejumlah permukiman di Kelurahan Condong kembali tergenang banjir. Ketua Tagana Singkawang, Fery Samson menerangkan, evakuasi korban banjir sudah dilakukan sejak Sabtu (5/11/2022).

Dari jumlah warga yang mengungsi tersebut terdapat satu bayi yang baru berusia 9 hari ikut di evakuasi.

Meski harus ikut dievakuasi ke tempat pengungsian, Samson menerangkan saat ini kondisi bayi tersebut masih dalam keadaan sehat.

"Sementara ini bayi tersebut kita layani seadanya dulu dan selalu kita pantau selama 24 jam, sambil kita melakukan koordinasi dengan dinas terkait," ujarnya.

Dia berharap tidak ada penambahan warga yang di evakuasi, dan semoga intensitas curah hujan tidak meningkat supaya banjir cepat surut. (*)

Artikel ini telah tayang di TribunPontianak.co.id dengan judul BPBD Kalbar Sebut 3 Kecamatan di Singkawang Terdampak Banjir, 1.000 KK Terdampak.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved