Berita Kalbar

Sempat Dirawat Intensif, Anak 8 Tahun Pasien Probable Gagal Ginjal Akut Asal Singkawang Meninggal

Kasus pasien probable gagal ginjal akut menimpa anak 8 tahun asal Singkawang, Kalimantan Barat (Kalbar) meninggal dunia usai jalani perawatan intensif

Editor: Sri Mariati
Shutterstock via Kompas.com
Ilustrasi kasus gagal ginjal akut misterius pada anak yang jumlah korban meninggal juga terjadi di Singkawang, Kalbar. anak 8 tahun meninggal dunia. 

TRIBUNKALTENG.COM, PONTIANAK – Kasus pasien probable gagal ginjal akut menimpa anak 8 tahun asal Singkawang, Kalimantan Barat (Kalbar) meninggal dunia, usai jalani perawatan intensif di RSUD dr Soedarso Selasa (1/11/2022) pagi tadi.

Hal itu berdasarkan informasi yang disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Provinsi Kalimantan Barat, drg. Hary Agung.

Laporan Kasus 1 probable Acute Kidney Injury (AKI) Progressive Atypical (AP) Meninggal di RSUD dr Soedarso.

Kondisi keadaan umum pasien AKI AP tanggal 1 November 2022. Masih dalam pengawasan dr. SpA RSUD dr Soedarso secara Intesif/ PICU.

Namun keadaan umum Kesadaran menurun sejak pukul 02.00 Wib. Kemudian tekanan darah terjadi penurunan pukul 06.00 wib 67/29 mmhg, serta Pernapasan terjadi penurunan SPO2 68 persen.

Baca juga: Orang Tua Was-was Anaknya Kena Gagal Ginjal Akut, Polda Kalteng Edukasi Masyarakat

Baca juga: Gagal Ginjal Akut Ditemukan di Bulungan Kaltara, Bayi Umur 4 Bulan Dirujuk ke RS Makassar

“Pukul 06.00 WIB terjadi Bradikardi Dilakukan Resusitasi Jantung Paru. Sampai akhirnya, Pukul 07.30 pasien dinyatakan meninggal dunia,” ujar Kadiskes dalam keterangan tertulis.

Sebelum dinyatakan meninggal, Hary Agung menjelaskan bahwa pasien sempat mengalami gejala volume air kencing masih sedikit.

Selain itu, pasien sudah mendapatkan Antidote obat Fomepizole yang diberikan, Senin (31/10/2022) siang hari.

“Segala upaya sudah dilakukan oleh tim medis RSUD dr soedarso dan Dinkes Provinsi Kalbar untuk mendapatkan antidotum, namun tetap tidak dapat memperbaiki kondisi gagal ginjal akutnya,” ujarnya.

Sempat dinyatakan Probable AKI gangguan ginjal akut

Sebelumnya, pasien suspek anak perempuan (8) dari Kota Singkawang tersebut, dinyatakan probable (kemungkinan) Atypical Progressive Acute Kidney Injury (AKI) atau gangguan ginjal akut progresif atipikal sejak Jumat 28 Oktober 2022.

Baca juga: Kasus Gagal Ginjal di Sambas Kalbar, Bocah 8 Tahun Meninggal Miliki Penyakit Jantung Bawaan

Baca juga: Kasus Gagal Ginjal Akut Nihil di RSUD Kota dan Doris Sylvanus, Sementara Resepkan Obat Puyer Anak

Kadiskes Hary Agung sempat membeberkan gejala yang dialami pasien usai dinyatakan probable.

“Kondisinya disertai dengan gejala prodomal seperti demam, diare, muntah, batuk, pilek dan dalam pemeriksaan laboratorium adanya peningkatan ureum kreatin lebih dr 1,5 kali. Itu sudah dimasukkan kepada probable,” ujar Kadiskes Hary Agung.

Hary melanjutkan, sedangkan untuk sampel darah, serum, swab rectal, oro dan naso dirinya kembali memastikan, Dinkes Kalbar sudah mengirimkannya ke BKPK (Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan) Kemenkes untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, guna penegakkan diagnosa akhir.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved