Berita Kalsel

Belasan Korban Investasi Bodong Lapor ke Polres Banjar, Merugi Hingga Ratusan Juta

Belasan orang perempuan korban investasi bodong melapor ke Polres Banjar, karena merugi hingga ratusan juta karena ikut investasi ternyata bodong.

Editor: Fathurahman
ILUSTRASI
ILUSTRASI. Kepolisian Resor Kabupaten Banjar melakukan penyelidikan kasus investasi bodong di Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel). 

TRIBUNKALTENG.COM, MARTAPURA -Belasan orang korban investasi bodong melapor ke Polres Banjar, karena merugi hingga ratusan juta karena ikut investasi ternyata bodong.

Para korban investasi bodong tersebut rata-rata adalah kalangan perempuan yang merasa tertipu iming-iming investasi yang menggiurkan ternyata tidak sesuai dengan yang diharapkan.

Sejumlah tawaran investasi yang merugikan banyak orang tersebut penawaran umrah dan skincare. Akibat banyaknya laporan tersebut ditindaklanjuti polisi.

Kepolisian Resor Kabupaten Banjar melakukan penyelidikan kasus investasi bodong di Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

Baca juga: NEWS VIDEO, TMMD Kotim 2022, Mayjen TNI Purwo Sudaryanto Minta Kegiatan Berkesinambungan

Baca juga: Kotim Gencar Antisipasi Stunting, 8 Aksi Percepatan Penurunan Stunting Raih Penghargaan

Baca juga: Bupati H Halikinnor Targetkan Peresmian Pabrik Pengolahan Sampah Medis Sampit Saat HUT Kotim 2024

Baca juga: NEWS VIDEO, Produk UMKM Kotim Sudah Masuk e-Katalog, Bakal Jadi Souvenir di Pemerintahan

Kepala Satreskrim Polres Banjar, Iptu Fransiskus Manaan, Kamis (20/10/2022), saat dikonfirmasi, membenarkan ada laporan kasus tersebut.

Menurutnya, dari belasan perempuan itu, hanya tiga korban yang penanganan diteruskan karena peristiwanya di Kabupaten Banjar.

Selebihnya, para korban melakukan transaksi di luar wilayah Polres Banjar.

Investasi bodong itu berbentuk penawaran umrah dan skincare. Korbannya kebanyakan perempuan.

Ada belasan perempuan yang mendatangi polres di Kota Martapura, Kabupaten Banjar, Kalsel, mengadukan kerugian puluhan hingga ratusan juta rupiah.

"Sudah kami beri penjelasan agar para korban membuat laporan sesuai tempat terjadinya tindak pidana," kata lelaki yang akrab disapa Frans ini.

Pihaknya hanya menangani 3 tiga pelapor dari belasan yang datang ke Satreskrim Polres Banjar.

Ia pun mengimbau masyarakat di Kabupaten Banjar jangan mudah terbuai iming-iming investasi ataupun kerja sama yang menghasilkan keuntungan yang berlimpah atau banyak dalam waktu relatif singkat.

"Tolonglah dipelajari terlebih dulu investasi tersebut. Jangan karena diimingi keuntungan berlebih, langsung diterima," katanya.

brorkokk
Kepala Satreskrim Polres Banjar, Iptu Fransiskus Manaan.

Dia yakin, masyarakat Kabupaten Banjar sudah dapat mendeteksi investasi itu bodong atau tidak.

Caranya, tentu dengan mempertanyakan dasar hukum dan aturan investasi tersebut.

"Apakah investasi atau kerja sama itu, sudah sesuai aturan pemerintah atau tidak," ulasnya. (*)

 

Artikel ini telah tayang di BanjarmasinPost.co.id dengan judul Investasi Bodong Rugikan Korban Ratusan Juta Rupiah di Kabupaten Banjar Diselidiki Polisi

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved