Berita Kaltim

Rawan Longsor Akibat Hujan Disertai Angin Kencang di Samarinda, Robohkan Pohon dan Baliho Roboh

Samarinda sedang dilanda cuaca ekstrem, hujan dengan intensitas lebat disertai Angin Kencang, pohon tumbang dan baliho roboh

Editor: Sri Mariati
TRIBUNKALTIM.CO
Kondisi pohon tumbang di Jalan Tirta Kencana Samarinda yang timpa pondok tempat peristirahatan para pekerja, Kamis (13/10/2022). 

TRIBUNKALTENG.COM, SAMARINDA – Wilayah Ibu Kota Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Samarinda sedang dilanda cuaca ekstrem, hujan dengan intensitas lebat disertai Angin Kencang.

Menyebabkan pohon tumbang dan baliho roboh, Kamis (13/10/2022). Hal itu dikatakan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkar) Kota Samarinda Hendra AH melalui Kasi Ops Damkar Wisnu.

Dia menyebutkan kemarin pihakya menerima 7 laporan permintaan evakuasi pohon tumbang, yakni di Jalan Balaikota, Jalan Tirta Kencana, Jalan MT Haryono dan Jalan Anggur.

"Jadi semua personel dari 11 posko Damkar kita turunkan dan bagi untuk menangani pohon tumbang tersebut," ujarnya

Terpisah, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Samarinda, Suwarso membenarkan adanya sejumlah pohon dan baliho roboh serta longsor akibat hujan deras disertai Angin Kencang kemarin.

Baca juga: Hujan Deras dan Angin Kencang, Pekerja Meninggal Tertimpa Pohon Tumbang saat Istirahat Bekerja

Baca juga: Hujan Lebat & Angin Kencang, Sebabkan Listrik Kawasan UPR Padam Akibat Terkena Pohon Tumbang

"Laporan yang kita terima ada 7 pohon tumbang, 2 baliho dan 1 titik longsor," bebernya.

Pohon tumbang akan mengganggu mobilitas dan kegiatan ekonomi masyarakat.

Oleh sebab itu, BPBD berharap pihak terkait dapat melakukan pemangkasan secara berkala terhadap pohon yang telah berumur dan beranting banyak serta berisiko patah.

Tentu hal tersebut perlu menjadi perhatian. Sebab, lanjutnya, BMKG telah memberikan peringatan waspada cuaca ekstrem hingga Desember 2022 mendatang.

"Di mana hujan deras disertai Angin Kencang, angin puting beliung serta longsor yang menyertai akan melanda Kalimantan Timur, termasuk Samarinda," tuturnya.

Kemudian untuk mengantisipasi hal tersebut, pihaknya akan selalu siap siaga dalam menerima dan bergerak menangani laporan dari masyarakat.

Termasuk selalu tanggap cepat menerima pengaduan melalui Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) yang akan akan langsung ditangani dan dibantu Damkar ataupun relawan se-Kota Samarinda.

"Saya kembali mengimbau agar masyarakat tetap waspada. Karena sesuai peringatan BMKG, hingga Desember 2022 kita akan menghadapi cuaca ekstrem," ucapnya.

Pohon Setinggi 30 Meter Tumbang, Seorang Pekerja Bangunan Tewas Tertindih

Halaman
123
Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved