Berita Palangkaraya

Wali Kota Palangkaraya Lakukan Koordinasi Dengan Pertamina untuk Pastikan Stok Elpiji Cukup

Wali Kota Palangkaraya Fairid Naparin, memastikan stok elpiji cukup untuk masyarakat, pihaknya intensif melakukan koordinasi dengan Pertamina

Penulis: Ghorby Sugianto | Editor: Sri Mariati
Tribunkalteng.com/Ghorby Sugianto
Wali Kota Palangkaraya saat meninjau pasar murah di Kelurahan Pahandut beberapa waktu lalu. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Wali Kota Palangkaraya Fairid Naparin, memastikan Stok Elpiji cukup untuk masyarakat, pihaknya intensif melakukan koordinasi dengan Pertamina.

"Saat ini kami melakukan koordinasi dengan Pertamina, bagaimana dengan pasokan, memastikan saja dulu apakah pasokan di Palangkaraya sesuai belum," kata Fairid Naparin, Senin (10/10/2022).

Pasalnya pertumbuhan penduduk di Kota Cantik dikatakan mengalami kenaikan yang cukup signifikan, jangan sampai stok khususnya elpiji subsidi 3 kg kurang.

"Atau pun kita perlu tidak updating data, pertumbuhan penduduk Kota Palangkaraya kan cukup pesat, jangan sampai kuotanya pakai yang dulu," jelasnya.

Dia berharap, agar Pertamina Kalselteng diberikan kebijakan membantu masyarakat, mengingat kondisi masyarakat saat ini mengalami kesusahan ekonomi.

Baca juga: Wali Kota Palangkaraya Farid Naparin Tegaskan Melarang Deklarasi LGBT di Kota Cantik

Baca juga: Banjir di Palangkaraya, 105 Warga Bantaran Sungai Terdampak, Wali Kota Fairid Naparin Beri Bantuan

Baca juga: Tim Satgas Pangan Kalteng Sidak Elpiji Subsidi: Ada Pengepul Sebabkan Harga Melonjak Naik

Sementara itu, pihaknya di beberapa kegiatan pasar murah menyediakan elpiji subsidi maupun non subsidi untuk masyarakat dengan harga HET yang telah ditetapkan.

Hal itu tentu untuk mengantisipasi lonjakan inflasi maupun membantu warga kurang mampu serta stabilnya distribusi maupun harga bahan pokok hingga sampai di pasaran.

Seperti diketahui, Pemerintah Kota Palangkaraya tengah menggencarkan pasar murah, total ada 30.000 paket sembako yang disubsidi, didistribusikan di setiap Kelurahan.

"Saya juga minta warga jangan panik dalam berbelanja, belanja dengan bijak jangan sampai menumpuk karena akan menyebabkan kekosongan di pasar sehingga barang langka dan harga jadi mahal," harap Fairid Naparin.

Baca juga: Wali Kota Palangkaraya Fairid Naparin Bakal Buka Pasar Wadai di Pasar Kahayan

Sementara itu, Kepala BPS Kalteng Eko Marsoro mengatakan, pada September, beberapa komoditas yang mengalami penurunan harga dan maupun memicu inflasi di Palangkaraya.

Komoditi yang mengalami penurunan harga antara lain, angkutan udara, bawang merah, tomat, semangka, minyak goreng, ikan gabus, cabai rawit, telepon seluler, gula pasir, dan tahu mentah.

Sedangkan komoditas yang picu inflasi diantaranya, bensin, beras, pasir, bahan bakar rumah tangga, kacang panjang, pisang, mie kering instan, angkutan antar kota, tarif kendaraan travel, dan daging ayam ras. (*)

 

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved