Berita Kalbar

Sungai Melawi dan Pinoh Meluap, 13 Desa dan 2 Kecamatan Terendam, Debit Air Capai 60 Cm

Sungai Melawi dan Pinoh Kalimantan Barat meluap, mengakibatkan sebanyak 13 Desa dan 2 Kecamatan terendam, Debit Air Capai 60 centimeter.

Editor: Fathurahman
ILUSTRASI
ILUSTRASI. Banjir di Melawi Kalbar. Pusat Kabupaten Melawi tepatnya di Kota Nanga Pinoh terendam banjir. ketinggian air variatif mulai dari 60 centimeter sampai 2 meter. Sehingga warga bepergian menggunakan Perahu Jukung. 

TRIBUNKALTENG.COM, MELAWI - Sungai Melawi dan Pinoh Kalimantan Barat meluap, mengakibatkan sebanyak 13 Desa dan 2 Kecamatan terendam, Debit Air Capai 60 centimeter.

Kondisi tersebut membuat aktifitas masyarakat setempat menjadi terganggu terutama saat warga ingin bepergian.

Agar aktifutas warga tetap berjalan meskipun infrastruktur terendam air akibat sungai meluap, warga terpaksa keluar menggunakan perahu jukung.

Parahnya lagi, banjir kembali melanda pusat Kabupaten Melawi tepatnya di Kota Nanga Pinoh.

Baca juga: Penertiban PETI Sungai Durian Kotabaru, Lokasi Tambang Jadi Tempat Transaksi, 2 Ons Sabu Disita

Baca juga: Beralasan Kebutuhan Ekonomi, Kakek di Banjarbaru Kalsel Ditangkap Curi Sepeda Gunakan Mobil

Baca juga: NEWS VIDEO, Banjir di Daerah Hulu Sungai Mentaya Mulai Surut, Air Tumpah Ke Daerah Hilir

Baca juga: NEWS VIDEO, Tanggulangi Banjir Kotim Bupati H Halikinnor Berharap Pengerukan Sungai Mentaya

Dari pantauan Tribunpontianak.co.id pada Senin 10 Oktober 2022 ketinggian air variatif mulai dari 60 centimeter sampai 2 meter.

Diketahui banjir melanda setidaknya 13 desa dan dua kecamatan di Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat.

Banjir tersebut akibat luapan sungai melawi dan sungai pinoh.

Kepala Badan Penanggupangan Bencana Daerah ( BPBD ) Kabupaten Melawi, Arif Santoso mengatakan bahwa setidaknya ada 13 desa dari 2 kecamatan di Kabupaten Melawi yang terendam banjir.

Adapun 13 desa dari dua kecamatan yang terendam banjir, yakni Kecamatan Nanga Pinoh (Desa Tanjung Niaga, Desa Paal, Desa Kelakik, Desa Baru, Desa Sidomulyo), sedangkan Kecamatan Pinoh Utara (Desa Kompas Raya, Desa Tekelak, Desa Suka Damai, Desa Melamut, Desa Keninjal, Desa Nusa Pandau, Desa Tanjung Paoh, Desa Semadin Lengkong).

"Saat ini ketinggian air terus naik, terkait data masih direkap. Data sementara ada 13 desa di dua kecamatan yang terdampak," katanya.

Saat ini, Kata Dia Tim Reaksi Cepat (TRS) BPBD Melawi selalu siaga dan terus memonitor kondisi air.

barbaruru
Kondisi Banjir yang melanda Pusat Kota Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi pada Senin 10 Oktober 2022. Dalam melakukan transaksi di pasar atau melakukan aktifutas menggunakan perahu jukung.

"TRC siap siaga dan mengecek lapangan dan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait dalam upaya penanganan banjir," ungkapnya.

Dikatakannya, banjir tak hanya merendam perumahan warga, tapi fasilitas umum, jalan dan pusat perbelanjaan. (*)

 

Artikel ini telah tayang di TribunPontianak.co.id dengan judul Banjir Kembali Landa Pusat Kota Kabupaten Melawi Kalimantan Barat

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved