Berita Palangkaraya

Operasi Antik Telabang 2022, Barang Bukti Sabu 1,2 Kg dan Pil Esktasi Dimusnahkan di Mapolda Kalteng

Hasil Operasi Antik Telabang 2022, Ditresnarkoba Polda Kalteng kembali merilis dan memusnahkan barang bukti narkotika 1,2 kg di Mapolda Kalteng

Penulis: Pangkan B | Editor: Sri Mariati
TRIBUNKALTENG.COM/PANGKAN BANGEL
Operasi Antik Telabang 2022, Barang bukti sabu dan pil ekstasi saat dimasukkan dan dimusnahkan oleh dan Dirresnarkoba Kombes Pol Nono Wardoyo, Kamis (6/10/2022). 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA – Hasil Operasi Antik Telabang 2022,  Ditresnarkoba Polda Kalteng kembali merilis dan memusnahkan barang bukti narkotika, pengungkapan kasus September 2022 di lobi Mapolda Kalteng, Kamis (6/10/2022).

Tepatnya di Jalan Tjilik Riwut Km 1, Palangka, Jekan Raya, Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Rilis berlangsung, dipimpin oleh Kapolda Kalteng Irjen Pol Nanang Avianto, diwakili oleh Kabid Humas Polda Kalteng Kombes Pol Kismanto Eko Saputro, dan Dirresnarkoba Polda Kalteng Kombes Pol Nono Wardoyo.

Selain itu, hadir pula perwakilan dari Kejati Kalteng, Kejari Palangkaraya, BNNP Kalteng, Pengadilan Negeri Palangkaraya, Balai BPOM Kalteng.

Kapolda Kalteng Irjen Pol Nanang Avianto, melalui Kabid Humas Polda Kalteng Kalteng Kombes Pol Kismanto Eko Saputro mengatakan, Polda Kalteng dan jajaran Polres telah melaksanakan Operasi Antik Telabang 2022.

Baca juga: Narkoba di Palangkaraya, Pengedar 595 Pil Zenit dan Uang Rp 3 Juta Diamankan Tim PPRC Polda Kalteng

Baca juga: Nyamar jadi Pelanggan, Anggota Ditreskrimum Polda Kalteng Bongkar Pidana Perdagangan Orang di Sampit

“Operasi tersebut dilaksanakan selama 25 hari sejak 5 September 2022 sampai pada 29 September 2022,” jelasnya.

Adapun tujuan Operasi Antik Telabang 2022 dilakukan untuk menanggulangi kejahatan Tndak Pidana Narkoba, yang terjadi di wilayah Kalimantan Tengah.

“Kemudian berdasarkan analisa dan evaluasi Tindak Pidana Narkoba yang terjadi di wilayah Kalimantan Tengah selama 2022,” ujarnya.

Sebab dinilai semakin meningkat sehingga Polda Kalteng memandang perlu untuk melakukan operasi Antik Telabang 2022,” tambah Kabid Humas Polda Kalteng.

Ia melanjutkan pada operasi ini terdapat 3 kegiatan, yakni razia, pembinaan dan penyuluhan (Binluh), serta penindakan dan pengungkapan.

“Sementara Polda Kalteng dan jajaran, yakni Ditresnarkoba dan Satresnarkoba Polres jajaran. Selama operasi Antik Telabang 2022, telah berhasil mengungkap kasus Tipidnarkoba sebanyak 90 kasus dengan jumlah tersangka sebanyak 116 orang,” ungkap Kombes Pol Eko.

Serta barang bukti narkoba yang berhasil disita yaitu ekstasi sebanyak 423 butir, sabu sebanyak 1.983,53 gram atau 1,98 kg, dan Karisoprodol sebanyak 70 butir.

Baca juga: Darat, Udara, dan Laut Jadi Jalur Masuk Narkoba ke Kalteng, Polda Kalteng Perketat Penjagaan

Di sisi lain, petugas juga melakukan razia dan tes urine pada tempat hiburan malam (THM) yang ada di Kalimantan Tengah.

Saat pers rilis berlangsung, petugas kepolisian juga menghadirkan 9 tersangka hasil pengungkapan Tindak Pidana narkoba.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved