Liga 1 2022

Pemain Persib dan Timnas Indonesia, Marc Klok Kritik Supporter dan Pihak Terkait Tragedi Kanjuruhan

Pemain andalan Timnas Indonesia dan Persib Bandung, Marc Klok berikan pesan mendalam terkait tragedi kanjuruhan Arema vs Persebaya

Editor: amirul yusuf
Tribunnews/Abdul Majid
Marc Klok mencium bendera Merah Putih usai mengikuti proses naturalisasi di Kemenkumham DKI Jakarta, 12 November 2020 lalu, berikan kritikan terhadap semua pihak yang terkait dalam insiden kanjuruhan 

"Kita harus punya pemikiran dan melihat semua yang ada di pertandingan, mulai dari pemain, pelatih, pejabat pertandingan, sampai suporter sebagai manusia. Dengan begitu, kita bisa benar-benar menghargai satu sama lain. Jadi kita bisa melihat bahwa mereka memiliki keluarga, teman, dan orang-orang tercinta di rumah," ujarnya.

Hal lain yang juga Marc Klok sampaikan adalah terkait emosi tak terkendali dari fanatisme suporter, yang seolah menjadi hal biasa di Indonesia.

"Hal kedua adalah tentang emosi yang tidak terkendali. Fakta mengejutkan bahwa di Indonesia, kerusuhan menjadi hal yang sangat biasa. Itu tidak boleh seperti itu. Tidak boleh," ucapnya.

Klok ingin para suporter juga bercermin tentang bagaimana Timnas Indonesia bisa berhasil, karena didukung oleh para pemain yang berasal dari perbedaan, namun mampu menjadi kesatuan sebagai tim.

"Melihat kesuksesan timnas akhir-akhir ini harusnya menjadi refleksi bagi kita semua. Dengan perbedaan yang ada diantara para tim baik dari latar belakang, warna kulit, dan peran, kita semua mengenyampingkan itu semua. Kita punya semangat dan tujuan yang sama untuk sepak bola Indonesia yang lebih baik," ujar pemilik nomor punggung 10 tersebut.

Terakhir, Marc Klok juga berharap bahwa tragedi Kanjuruhan menjadi insiden terakhir dan tidak akan pernah terulang.

Saya berharap tragedi kemanusiaan semacam ini tidak akan terulang lagi di masa depan. Sesuatu harus diubah dan harus di mulai dari Sekarang!" katanya.

Di sisi lain, Marc Klok dan para punggawa Persib Bandung seharusnya menjalani pertandingan melawan Persija Jakarta pada pekan ke-11 Liga 1 musim 2022/2023, di Stadion GBLA Kota Bandung, Minggu (2/10/2022)

Namun, karena adanya tragedi Kanjuruhan, pemerintah dan PSSI memutuskan adanya penundaan kompetisi hingga kurun waktu yang belum ditentukan.

Aksi solidaritas suporter PSIS Semarang terhadap Tragedi Kanjuruhan usai laga Liga 1 Arema vs Persebaya yang menewaskan 131 suporter, Minggu (2/10/2022) malam.
Aksi solidaritas suporter PSIS Semarang terhadap Tragedi Kanjuruhan usai laga Liga 1 Arema vs Persebaya yang menewaskan 131 suporter, Minggu (2/10/2022) malam. (Tribun Jateng/Franciskus Ariel Setiaputra)

* PERSIB BANDUNG TETAP LATIHAN

Persib Bandung dibawah asuhan Luis Milla menyatakan akan terus berlatih meskipun laga Liga 1 2022 - 2023 ditunda.

Sebagaimana diketahui bahwa kompetisi Liga 1 2022/2023 harus mengalami penundaan selama dua pekan ke depan, imbas dari tragedi di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Malang, Sabtu (1/10/2022).

Keputusan tersebut tertuang dalam surat resmi PT Liga Indonesia Baru (LIB) bernomor 583/LIB-KOM/X/2022, tertanggal 3 Oktober 2022.

Atas keputusan itu, laga Persib vs Persija turut otomatis ditunda, sehingga Luis Milla harus kembali mempersiapkan diri untuk menghadapi laga-laga berikutnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Klub
    D
    M
    S
    K
    GM
    GK
    -/+
    P
    1
    Persib
    20
    13
    3
    4
    35
    25
    8
    42
    2
    Persija Jakarta
    21
    12
    5
    4
    28
    11
    11
    41
    3
    PSM Makasar
    21
    11
    8
    2
    38
    8
    21
    41
    4
    Borneo
    20
    10
    6
    4
    36
    18
    16
    36
    5
    Madura United
    21
    11
    3
    7
    26
    14
    6
    36
    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved