Berita Kalsel

Kasus Peluru Nyasar Kenai Nelayan HSS, Anggota Polsek Daha Selatan Jalani Tahanan 21 Hari

Kasus peluru nyasar kenai nelayan HSS yang dilakukan Anggota Polsek Daha Selatan. Pelaku sudah Jalani hukuman kurungan selama 21 Hari.

Editor: Fathurahman
ILUSTRASI
ILUSTRASI. Kasus peluru nyasar kenai nelayan HSS yang dilakukan Anggota Polsek Daha Selatan. Pelaku sudah menjalani hukuman kurungan selama 21 Hari, juga mendapat sanksi penundaan melanjutkan sekolah maupun pendidikan. 

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Masrani (45) saat itu menjadi korban peluru nyasar.

Warga Desa Samuda Kecamatan Daha Selatan Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) ditemukan bersimbah darah akibat terluka tembak di bagian pangkal paha sebelah kanan.

Pria yang sehari-hari berprofesi sebagai nelayan itu ditemukan tertelungkup di tanah dekat dengan perahu ces miliknya.

Istri Masrani, Idah mengatakan, Masrani ditemukan pada pukul 17.30 Wita oleh masyarakat Desa Samuda.

Kemudian warga di sana mengabarinya. "Kami kaget saat dikabari kalau suami saya dalam keadaan tidak berdaya," katanya.

Baca juga: Harga Kebutuhan Pokok Terkendali, Bulan Oktober Ini Sampit Keluar Dari Inflasi Tertinggi

Baca juga: Ungkap Tindak Pidana Kepemilikan 25,4 kg Sisik Trenggiling, Polres Melawi Amankan 1 Tersangka

Baca juga: Rumah Pasutri Korban Pembunuhan di Palangkaraya, Tak Lagi Dihuni Pemiliknya Usai Kejadian

Ia mengatakan, Masrani saat itu pergi mengambil ikan dari jala pada pukul 14.00 Wita. Jala ini disebar pada pagi hari dan dipanen menjelang sore hari.

Ia pun sempat mencari sang suami. Apalagi, sang suami pergi lebih lama dari biasanya.

"Normalnya dua jam, pulang ke rumah. Ini sudah sore tidak datang-datang," ceritanya.

Ia mengatakan jika sang suami tertelungkup dan mengeluarkan banyak darah.

berbaris hulu
Kasi Propam Polres HSS, Ipda Djoko Susilo Tri Cahyono. (Kanan) Masrani saat dirawat di Rumah Sakit Daha Selatan Kabupaten HSS setelah menjadi korban peluru nyasar, Rabu (24/8/2022).

Awalnya ia tak menduga sang suami tergeletak karena tertembak.

Ia baru mengetahui sang suami tertembak setelah dibawa ke Rumah Sakit.

Masrani pun langsung dibawa ke Rumah Sakit Daha Selatan.(*)

 

Artikel ini telah tayang di BanjarmasinPost.co.id dengan judul Lepaskan Tembakan Hingga Kenai Nelayan di Samuda HSS Kalsel, Ini Sanksi Etik yang Diterima Aipda F

 

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved