Berita Kaltim

Jalani Bisnis Haram Selama 5 Tahun, Bandar Sabu di Muara Badak Kukar Miliki Aset Bernilai Jutaan

Anggota Satresnarkoba Polres Bontang akhirnya berhasil menangkap seorang bandar narkotika jenis sabu, yang jalankan bisnis haram tersebut 5 tahun

Editor: Sri Mariati
TRIBUNKALTIM.CO/ISMAIL USMAN
Barang bukti kapal milik bandar sabu diamankan anggota Satresnarkoba Polres Bontang, Kaltim, saat pengungkapan kasus tersebut. 

TRIBUNKALTENG.COM, BONTANG – Anggota Satresnarkoba Polres Bontang akhirnya berhasil menangkap seorang bandar narkotika jenis sabu, di Kecamatan Muara Badak, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur (Kaltim)

Polisi menangkap tersangka berinisial Sj (42) dengan barang bukti 44,35 gram sabu.

Diketahui pula bandar narkoba itu seorang jutawan dengan memiliki sejumlah aset berupa empang atau tambak di Muara Badak.

Tersangka Sj ditangkap bersama kaki tangannya di markasnya yang berlokasi di Desa Saliki, Muara Badak. Dirinya mengaku menjual sabu selama 5 tahun terakhir.

Hasil dari jual sabu pun digunakan untuk membeli tambak ikan dengan kepentingan memperkaya diri.

Kapolres Bontang AKBP Yusep Dwi Prasetiya menjelaskan, tidak hanya memiliki tambak ikan.

Baca juga: Narkoba di Kaltim, Pria di Tanah Grogot Digerebek Polisi saat Sedang Asyik Timbang Sabu di Kamar

Tetapi tambak ikan yang dikelola saat ini diduga hanya menjadi tempat perputaran uang hasil penjualan sabu Sj.

“Bandar ini banyak punya empang dan dikenal kaya. Tapi kami masih dalami apakah sebenarnya ini milik sendiri atau di sewa dari hasil jual sabu,” ujar Kapolres Bontang dalam pers rilisnya, Senin (3/10/2022).

Namun disebutkan Yusep, empang tersebut tak turut disita polisi. Sebab keterangan Sj belum lengkap.

Yang jelas dalam pengungkapan kasus ini, polisi menyita kapal beserta mesin, 6 smartphone, uang tunai Rp 30 juta, dan sabu 44 gram.

Dikasus ini juga polisi turut mengamankan tersangka lain yang merupakan kaki tangan Sj. Diantaranya Ha (44), HY (28), J (22), dan AF (23).

Saat ini kelima tersangka sudah diamankan di Mako Polres Bontang untuk mendalami kasus tersebut. Kelima tersangka dijerat pasal pasal 114 ayat (1) atau pasal 112 ayat (1) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara,” ujarnya.

Kapal Bandar Narkoba Disita Polres Bontang

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved