Berita Palangkaraya

Anak Korban Pembunuhan Pasutri di Palangkaraya Ungkap Pelaku Bawa Parang dan Tanpa Busana

Kepada penyidik anak korban pembunuhan pasutri di Palangkaraya menugungkapkan pelaku bawa parang dan tanpa busana

Penulis: Pangkan B | Editor: Fathurahman
Tribunkalteng.com/Pangkan Bangel
Rumah korban pasangan suami istri korban pembunuhan. Upaya Pengungkapan kasus pembunuhan pasutri di Palangkaraya tersebut terus dilakukan. Informasi Kapolresta Palangkaraya, pihaknya masih mencari barang bukti berupa parang yang dipakai pelaku membunuh korban. Dia juga mengungkapkan, keterangan anak korban pelaku saat melakukan pembunuhan bawa parang dan tanpa busana. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Kepada penyidik anak korban pembunuhan pasutri di Palangkaraya menugungkapkan pelaku bawa parang dan tanpa busana saat melakukan pembunuhan orang tuanya.

Petugas Kepolisian juga masih mencari alat bukti parang yang digunakan pelaku pembunuhan di Jalan Kenanga Kelurahan Langkai, Kecamatan Pahandut, Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Jumat (30/9/2022) tersebut.

 Pasalnya terdapat salah satu dari dua parang yang hilang dari rumah korban pembunuhan bernama Yendianoor (46) dan Fatmawati (45).

Kapolresta Palangkaraya Kombes Pol Budi Santosa mengatakan, pihaknya telah mengamankan sejumlah barang bukti dari rumah korban.

Baca juga: UPDATE Kasus Pembunuhan Pasutri di Palangkaraya, Penyidik Periksa 15 Orang Berstatus Saksi

Baca juga: Pembunuhan Pasutri di Palangkaraya Polisi Curigai Dua Orang, Peran Keduanya Masih Didalami

Baca juga: Pembunuhan di Palangkaraya, Anak Korban Trauma Mendalam, Menangis Lihat Jenazah Ayah & Ibunya

“Dari TKP petugas kepolisian mengamankan baju korban, seprei, handphone, dan alat yang digunakan membunuh korban masih kita cari,” terangnya pada Tribunkalteng.com.

Pengungkapan identitas pelaku diyakini cukup alot dikarenakan hanya ada 1 orang saksi yang melihat pelaku, yakni putri korban bernama Maya (17).

Meski begitu, petugas kepolisian belum dapat menetapkan pelaku yang dijadikan target dan keterangan pelaku dalam kondisi tanpa busana masih diselidiki.

“Kalau target kita berusaha secepatnya bisa mengungkap, keterangan pelaku telanjang disampaikan dari anak korban,” ujar Kapolresta.

“Itu pun yang bersangkutan dalam kondisi ketakutan setelah melihat pelaku dan langsung melarikan diri ke belakang rumah,” tambahnya.

Penyampaian yang dapat dilihat dari keterangan putri korban, pelaku memegang parang dan dalam kondisi telanjang.

“Pada rumah korban terdapat dua buah parang, sedangkan satu parang yang ada di rumah korban ditemukan dan satunya lagi belum ditemukan,” ujarnya.

Hal janggal terjadi saat diketahui salah satu dari dua parang yang ada di rumah korban menghilang.

Baca juga: Hari Rabies Sedunia 2022 di Kotim, Ratusan Anjing dan Kucing Peliharaan Warga Sampit Divaksin

Baca juga: Mal Pelayanan Publik Kotim Tahun 2023 Operasional, Akan Melayani 252 Jenis Pelayanan Masyarakat

Baca juga: Dengan Berbagai Alasan Enam ASN Kotim Ajukan Pensiun Dini, Selama Bulan Januari-September 2022

“Parang yang digunakan pelaku untuk membunuh korban diduga berasal di rumah korban atau dibawa sendiri oleh pelaku. Kita masih mendalami hal tersebut,” ujarnya.

Selain itu, petugas gabungan pun masih melakukan penyelidikan terhadap kasus pembunuhan tersebut.

“Tim khusus dan gabungan telah berjalan, baik dari Resmob dan Jatanras Polresta Palangkaraya, Polda Kalteng dari Ditreskrimum, Intelmob, dan jajaran terkait terus berusaha mengungkap kasus tersebut,” tutup Kombes Pol Budi Santosa. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved