Liga 1 2022

Bernardo Tavares Singgung Wasit dan Anak Presiden Jokowi Jelang Persis Solo vs PSM di Liga1 Hari Ini

Bernardo Tavares Singgung Anak Presiden Jokowi jelang Persis Solo vs PSM Makassar di Liga 1 2022, WIljan Pluim Absen

Editor: amirul yusuf
Instagram PSM
Pelatih PSM Makassar Bernardo Tavarez Singgung Wasit Jelang Persis vs PSM di Liga 1 

TRIBUNKALTENG.COM - Jadwal Liga 1 hari ini menyajikan laga seru yakni Persis Solo vs PSM Makassar pada Kamis (29/9/2022).

Laga Persis vs PSM dapat ditonton via siaran langsung Indosiar maupun live streaming Indosiar di tv online vidio mulai pukul 16.00 Wib.

Jelang laga tersebut, Pelatih PSM Makassar, Bernardo Tavares meminta wasit yang memimpin pertandingan di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, bisa berlaku adil.

Baca juga: Akhirnya Dokter Mufidah Ungkap Jadwal Main Carlos Fortes Bersama PSIS Semarang di Liga 1

Sebagamana diketahui, Persis Solo merupakan tim Kaesang Pangarep yang merupakan anak dari Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo.

"Kita akan menjalani satu laga away lagi. Kalau saya jadi wasit, saya tidak akan buat kesalahan yang akan merugikan tim dari anaknya presiden," ucapnya.

Pelatih berpaspor Portugal ingin kedua kesebelasan bertanding di lapangan secara adil. Wasit tak membantu PSM Makassar dan Persis Solo.

Wasit juga harus menghormati pemain kedua kubu dan staf tim.

"Apa yang saya mau, wasit membiarkan kedua tim bermain dengan fair. Saya tidak mau dibantu oleh wasit. Biarkan dua tim bertarung dengan fair di lapangan dan respek pekerjaan kami, respek pemain PSM, respek pemain Persis, serta respek staf yang telah bekerja," katanya.

Kritikan pedas Tavares tak lepas dari keputusan wasit yang merugikan timnya di dua laga away, lawan Persik Kediri dan Dewa United.

Terkadang ia bingung dengan aturan yang berlaku di sepak bola Indonesia.

"Saya harus tekankan kembali, dua pertandingan away dilakukan, kalian bisa lihat dengan mata kepala banyak kesalahan dilakukan perangkat pertandingan, dan ini luar biasa banyaknya. Sampai saya kadang tidak mengerti aturan mana sebenarnya mereka ikuti. Aturan mana mereka terapkan di sepak bola," ujarnya

Juru taktik 42 tahun ini membeberkan beberapa keputusan wasit yang keliru ketika lawan Dewa United.

Mulai dari Kenzo Nambu yang ditendang dari belakang di dalam kotak penalti. Sundulan Yuran Fernandes yang menyentuh pemain belakang, bola keluar dan harusnya tendangan sudut. Namun, wasit memberi tendangan gawang.

Ditambah insiden Ricky Pratama saat dapatkan bola lebih dulu di dalam kotak penalti, tapi mendapat tekel keras. Setelah itu kiper Dewa United keluar beri tekel dua kaki kepada Yakob Sayuri, tapi tetap tidak terjadi apa-apa.

Halaman
123
Sumber: Tribun Timur
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved