Breaking News:

Berita Kalsel

Longsor di Lokasi Tambang Sungai Durian Kotabaru, 15 Penambang Dikabarkan Tertimbun 6 Meninggal

Longsor di Lokasi Tambang Sungai Durian Kotabaru, sebanyak 9 Penambang Tertimbun 4 orang Meninggal sisanya selamat.

Editor: Fathurahman
Sekcam Sungai Durian untuk BPost
Terjadi Longsor di Lokasi Tambang Sungai Durian Kotabaru Kalimantan Selatan. Sebanyak 15 penambang dikabarkan tertimbun, 6 orang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. 

TRIBUNKALTENG.COM, KOTABARU -Terjadi longsor di lokasi Tambang Sungai Durian Kotabaru Kalimantan Selatan, Selasa (27/9/2022) sekitar pukul 00.00 Wita.

Informasi terhimpun , sebanyak15 penambang tertimbun sedikitnya ada 4 orang ditemukan meninggal sisanya ada yang ditemukan dalam keadaan selamat namun mengalami luka.

Longsor dikabarkan terjadi saat para penambang sedang beristirahat di pondokan lokasi penambangan tersebut.

Lokasi penambangan berada di wilayah Kukuran, Desa Buluh Kuning, Kecamatan Sungai Durian, Kabupaten Kotabaru, Provinsi Kalimantan Selatan.

Baca juga: OJK Kalteng Gelar Media Update & Journalist Class, Hadirkan Guru Besar UHW Surabaya

Baca juga: Seorang Karyawan Pabrik Tahu di Banjarbaru Ditangkap, Berulang Kali Curi Uang Hingga Puluhan Juta

Baca juga: Warga Terdampak Banjir Kotim Keluhkan Penyakit, Dinkes Wajibkan Nakes Stanby di Lokasi Banjir

Belum diketahui persis jumlah penambang yang tertimbun. Berdasarkan keterangan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kotabaru Hendra Indrayana, pencarian hingga pukul 13.56 Wita, dari informasi diterimanya sudah sebanyak 9 orang korban dievakuasi dari lokasi insiden.

"Saat ini terdata sebanyak 6 orang meninggal, 5 orang luka-luka. Informasi terakhir masih ada 4 orang dalam pencarian dari tim gabungan BPBD, Basarnas, Polres Kotabaru," kata Hendra.

Sekretaris Kecamatan Sungai Durian, Rahmad membenarkan peristiwa longor tersebut, Selasa (27/9/2022) sekitar pukul 00.00 Wita.

Menurut Rahmad, saat ini masih dilakukan proses evakuasi oleh petugas yang melakukan penncarian.

Rahmat mengatakan, bersama dengan pihak forkopimda dan pihak terkait berada di titik evakuasi yakni di poros jalan trans provinsi Kalsel-Kaltim.

Karena menuju lokasi kejadian diperlukan waktu empat sampai lima jam, menggunakan kendaraan roda dua yang dimodifikasi.

"Belum tahu bagaimana kronologisnya," ujar Rahmad kepada banjarmasinpost.co.id melalui telepon genggamnya.

Pada insiden yang terjadi tengah malam itu, ada 15 orang yang tertimbun longsoran yang ada di daerah tambang emas tersebut.

Dari sejumlah penambang emas yang tertimbun sudah beberapa orang ditemukan.

Baca juga: NEWS VIDEO, Gubernur H Sugianto Sabran Hadiri Pasar Murah di Kotim, 2.500 Paket Sembako Gratis

Baca juga: Pasar Murah Kotim Digelar Tiap Hari, Gubernur Instruksikan Pelaksanaan Hingga Akhir September 2022

Baca juga: Stok Vaksin Kotim Kosong Sepekan, Warga Kesulitan Naik Pesawat Berangkat ke Luar Kalteng

Sekretaris Kecamatan Sungai Durian, Rahmad, Selasa (27/9/2022) mengatakan peristiwa tersebut terjadi tiba-tiba saat para penambang emas tengah beristirahat di pondok beristirahat.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved