Berita Palangkaraya

Stok Beras di Kalteng Cukup, Kanwil Bulog Harapkan Sinergi Pemerintah Serap Beras Lokal

Stok Beras di Kalteng Cukup, Kepala Kanwil Bulog mwngharapkan adanya sinergi dengan pemerintah untuk menyerap beras lokal.

Penulis: Ghorby Sugianto | Editor: Fathurahman
Bulog Kalteng untuk Tribunkalteng.com
Operasi pasar penyeimbang oleh Bulog Kanwil Kalteng guna tekan inflasi dan stabilitas harga pangan di pasaran. Stok Beras di Kalteng Cukup, namun Kepala Kanwil Bulog mengharapkan adanya sinergi dengan pemerintah untuk menyerap beras lokal. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Stok Beras di Kalteng Cukup, Kepala Kanwil Bulog mengharapkan adanya sinergi dengan pemerintah untuk menyerap beras lokal.

Kantor Wilayah (Kanwil) Bulog Kalimantan Tengah (Kalteng) menuturkan stok beras cukup, mengingat kondisi beras saat ini di pasaran terdapat kenaikan harga. 

Menurut Kepala Wilayah Perum Bulog Kanwil Kalteng Amrullah, kenaikan harga beras di Pasaran akibat para petani gagal panen dan menurunnya produksi beras hasil giling. 

Kendati demikian, Bulog Kanwil Kalteng memiliki stok beras yang berlimpah, disebutkan ada 2.700 ton beras, sangat cukup untuk realisasi 4 bulan.

Baca juga: Kendalikan Inflasi Sampit, Bupati H Halikinnor Kumpulkan Camat & Kepala Balai Penyuluh Pertanian

Baca juga: Warga Terdampak Banjir Kotim Keluhkan Penyakit, Dinkes Wajibkan Nakes Stanby di Lokasi Banjir

Baca juga: Data Hot Spot Kotim, Kepala Pelaksana BPBD Sebut Januari Hingga September 2022 Lebih dari 70

"Stok beras di Bulog Kanwil Kalteng saat ini sebesar kurang lebih 2.700 Ton cukup untuk realisasi 4 bulan asumsi penyaluran reguler bulog perbulan dan Beras lokal kalteng 20 persen," kata Amrullah, Senin (26/9/2022). 

Bulog Kanwil Kalteng memaparkan data, sampai dengan hari ini, harga beras di pasar masih dikisaran Rp 9.500 - 10 ribu per kg untuk beras bulog.

Sedangkan untuk beras hibrida Rp 12 ribu per kg beras hibrida, beras siam mayang Rp 18 - 19 ribu per kg dan beras premium jawa Rp 13-15 ribu per kg. 

Sepanjang tahun 2022, Bulog Kanwil Kalteng telah melaksanakan program Ketersediaan Pasokan dan Stabilisasi Harga (KPSH) atau dikenal dengan nama Operasi Pasar di seluruh wilayah Kalteng.

Pihak Bulog Kanwil Kalteng memastikan program KPSH yang sudah berjalan lancar sepanjang tahun ini makin dimasifkan agar tidak ada gejolak harga di tingkat konsumen. 

Kegiatan tersebut juga merupakan realisasi dari Tiga Pilar Ketahan Pangan yang ditugaskan kepada Bulog yaitu ketersediaan, keterjangkauan dan stabilitas.

"Bulog Kalteng berharap, kedepan Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah daerah dapat  bersinergi lebih baik lagi, untuk dapat meningkatkan penyerapan beras lokal kalteng," harapnya. 

Didukung dengan adanya kebijakan, perusahaan yang ada di kalteng didorong mengambil beras dari Bulog. 

"Serta PNS, Polri, TNI di Kalteng dapat mengambil jatah berasnya di Bulog (beras dr petani lokal kalteng/food estate)," tambahnya. 

Sehingga, dia menilai dengan sinergi tersebut tidak ada lagi kasus harga gabah atau beras yang jatuh dan pertanian kalteng dapat lebih maju memproduksi beras lokal.(*)

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved