Berita Palangkaraya

Pembunuhan di Palangkaraya, Ada Sabetan Sajam di Jenazah Suami Istri Jalan Kenanga, Motif Misterius

Pembunuhan di Palangkaraya, motif kematian pasangan suami istri di kawasan Jalan Kenanga, masih misterius

Penulis: Pangkan B | Editor: Dwi Sudarlan
Tribun Kalteng/Pangkan Bangel
Pembunuhan di Palangkaraya, polisi membawa jenazah pasangan suami istri yang diduga dibunuh secara keji di Jalan Kenanga, Sabtu (24/9/2022) dinihari WIB. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Pembunuhan di Palangkaraya, motif kematian pasangan suami istri di kawasan Jalan Kenanga, masih misterius.

Pasangan suami istri, warga Jalan Kenanga, Kelurahan Langkai Kecamatan Pahandaut, Palangkaraya, ditemukan meninggal, Sabtu (24/9/2022) dinihari WIB.

Penyebab kematian pasangan suami istri, YN dan FW itu belum diketahui.

Namun, di tubuh kedua korban terdapat beberapa bekas sabetan senjata tajam (sajam).

Baca juga: Polisi Amankan 2 Pelaku Pembunuhan di Mempawah, Diduga Sengketa Lahan, Terancam 15 Tahun Penjara

Baca juga: Rekonstruksi Pembunuhan di Banjarmasin, Motif Pelaku Ternyata Menyimpan Dendam Lama kepada Korban

Baca juga: Begini Kronologi Pembunuhan Bos Toko Ban di Sintang, Tempuh 25 Km Bawa Jasad Korban untuk Dibuang

Motif pembunuhan dan kronologi kejadian belum diketahui.

Usai melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi saat ini melakukan perburuan terhadap pelaku aksi keji tersebut.

Kasus ini menggemparkan warga setempat.

Namun, para tetangga mengaku tidak melihat atau mendengar hal-hal mencurigakan saat terjadi aksi pembunuhan tersebut.

Diduga aksi kejam itu dilakukan tersangka di waktu malam.

Pembunuhan di Palangkaraya, polisi membawa jenazah pasangan suami istri yang diduga dibunuh secara keji di Jalan Kenanga, Sabtu (24/9/2022) dinihari WIB.
Pembunuhan di Palangkaraya, polisi membawa jenazah pasangan suami istri yang diduga dibunuh secara keji di Jalan Kenanga, Sabtu (24/9/2022) dinihari WIB. (Tribun Kalteng/Pangkan Bangel)

Menurut seorang tetangga, Kholila, kedua korban sudah lama tinggal di kawasan tersebut.

Mereka tinggal bersama seorang anak perempuan.

Usai olah TKP, polisi dan tim relawan Emergency Response Palangkaraya (ERP) membawa kedua korban ke kamar mayat RSUD Doris Sylvanus untuk menjalani visum. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved