Berita Pemilu

Pemilu 2024, Jumlah DPB Kalteng 50 Persen Lebih Pemilih Milenial, Kotim Terbanyak

emilu 2024, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalteng terus mengupdate Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB), 50 persen didominasi kaum milenial

Penulis: Ghorby Sugianto | Editor: Sri Mariati
Tribunkalteng.com/ Ghorby Sugianto
Ketua KPU Kalteng, Harmain saat memberikan sambutan sekaligus membuka rapat koordinasi pemutakhiran data pemilih berkelanjutan semester 1 tahun 2022 dan sosialisasi aplikasi mobile lindungi hakmu di Hotel Swiss Bell, Palangkaraya, beberapa waktu lalu. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA – Pemilu 2024, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalteng terus mengupdate Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) Provinsi Kalimantan tengah, terakhir di Agustus 2022 mencapai 1.712.689 jiwa.

Dari jumlah tersebut diketahui pemilih milenial mendominasi 50 persen lebih atau tepatnya 52,46 persen terhitung dari kelahiran 1980-1981 berusia 40-41 tahun saat ini.

Hal tersebut Kepala Divisi Perencanaan Data dan Informasi KPU Kalteng, Wawan Wiraatmaja, Jumat (23/9/2022).

"Pemilih Milenial lahir sekitar tahun 1980-1981 atau berusia sekitar 40-41 tahun saat ini. artinya saat ini jumlahnya merupakan bagian terbesar dari pemilih di Kalteng," katanya.

Adapun DPB saat ini di Kabupaten Barito Selatan 95.892 jiwa, Barito Timur 76.326 jiwa, Barito Utara 94.765, Gunung Mas 78.557 jiwa, Kapuas 265.021 jiwa.

Selanjutnya, Katingan 106.468 jiwa, Kota Palangkaraya 182.701 jiwa, Kotawaringin Barat 175.211 jiwa, Kotawaringin Timur 271.093 jiwa.

Baca juga: KPU Kalteng Sosialiasi PKPU Nomor 4 Tahun 2022, Dihadiri 19 Partai Politik 3 Diantaranya Parpol Baru

Baca juga: Pastikan Terdaftar Sebagai Pemilih Pemilu, KPU Kalteng Sosialisasikan Aplikasi Lindungihakmu

Baca juga: KPU Kalteng Sosialisasikan Tahapan Pemilu 2024, Diawali Pendaftaran Parpol 26 Juli Mendatang

Lamandau 66.678 jiwa, Murung Raya 74.409 jiwa, Pulang Pisau 94.070 jiwa, Seruyan 93.501 jiwa, Sukamara 37.997 jiwa.

Sebelumnya, dia meminta keterlibatan semua pihak stakeholder, intansi terkait dan khususnya partai politik untuk menciptakan data pemilih lebih akurat lagi, karena menurutnya itu adalah hal yang penting.

Karena yang menjadi tantangan adalah yang keadaan geografis Kalteng yang luas dan data ganda.

"Memang sampai sekarang cara-cara yang dilakukan kawan-kawan masih ada kendala seperti kendala geografis. Ingat wilayah kita ini kan luar biasa, ada seribu lebih Desa," ujarnya.

Baca juga: KPU Kalteng Sudah Mengajukan Anggaran Pemilu Serentak Rp 87 Miliar ke Pemprov Kalteng

Namun pihaknya sudah meminta kepada petugas terkait untuk bekerja efektif dan efisien berhubungan dengan pemutakhiran data yang akurat.

"Contoh kami punya komunikasi yang masih terjalin dengan petugas di desa atau petugas yang pernah menjadi ad hoc kita, BPK, PPS, KPPS," jelasnya. (*)

 

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved