Kemenkumham Kalteng

Kakanwil Kumham Kalteng Tandatangani Nota Kesepakatan Penanganan Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak 

Kakanwil Kumham Kalteng Hendra Ekaputra menandatangani Nota Kesepakatan Penanganan Kasus Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak

Editor: Dwi Sudarlan
Kemenkumham Kalteng
Kakanwil Kumham Kalteng Hendra Ekaputra menandatangani Nota Kesepakatan Penanganan Kasus Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak di hadapan Menteri PPPA. 

TRIBUNKALTENG.COM, PULANGPISAU - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) I Gusti Ayu Bintang Puspayoga melaksanakan Kunjungan Kerja ke Provinsi Kalimantan Tengah dalam rangka Deklarasi Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA) Bebas Stunting dan Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2022.

Kegiatan yang dilaksanakan di Desa Bukit Liti, Kabupaten Pulang Pisau, Kamis (22/9/2022) ini dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kalimantan Tengah Hendra Ekaputra didampingi Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM Arfan Faiz Muhlizi).  

Selain itu, turut hadir Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo, Ketua TP-PKK Kalteng sekaligus sebagai Bunda Forum Anak Daerah Kalteng Ivo Sugianto Sabran, Ketua I Bidang Pembinaan Karakter Keluarga PAUD Kalteng Nunu Andriani Edy Pratowo, Ketua DWP Kalteng Anitha Nuryakin, unsur Forkopimda Kalteng, Ketua Forum Puspa Kalteng Lily Handayanie, Kepala Perangkat Daerah Kalteng, Kepala Instansi Vertikal terkait, Bupati dan Walikota se-Kalteng, Camat dan Kepala Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA).

Menteri PPPA RI mengharapkan desa di Kalteng yang menjadi model DRPPA dapat menjadi desa yang memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakatnya khususnya perempuan dan anak, mampu memenuhi hak dan melakukan perlindungan dari segala bentuk kekerasan dan diskriminasi, serta menyediakan sarana dan prasarana publik yang ramah perempuan dan anak.

Menteri PPPA I Gusti Ayu Bintang Puspayoga melaksanakan Kunjungan Kerja ke Provinsi Kalimantan Tengah dalam rangka Deklarasi Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA) Bebas Stunting dan Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2022.
Menteri PPPA I Gusti Ayu Bintang Puspayoga melaksanakan Kunjungan Kerja ke Provinsi Kalimantan Tengah dalam rangka Deklarasi Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA) Bebas Stunting dan Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2022. (Kemenkumham Kalteng)

Sehingga perempuan benar-benar dapat menjadi potensi desa dan anak dapat tumbuh dan berkembang secara maksimal menjadi SDM unggul berkualitas di Kalteng.

“Pada moment yang baik ini, kita juga memperingati HAN Tingkat Provinsi Kalteng Tahun 2022, tidak lupa Bunda mengucapkan Selamat HAN tahun 2022, kepada seluruh anak yang hadir hari ini. Perayaan ini bukanlah sekedar selebrasi, tetapi momen penting untuk mengingatkan bahwa kita semua, khususnya anak-anak, bisa berbuat sesuatu untuk bangsa ini, karena kalian semua adalah anak-anak hebat penerima tongkat marathon kepemimpinan bangsa. Jadi di tangan kalianlah bangsa Indonesia akan menjadi negara yang semakin maju nantinya,” harap Bunda Bintang kepada para anak-anak.

Menteri PPPA RI yang kerap disapa Bunda Bintang dalam sambutannya juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam terlaksananya kegiatan pada hari ini, baik dari Pemprov Kalteng, Pemkab Pulang Pisau, serta pihak-pihak lainnya.

“Semoga upaya kita pada hari ini dapat memberikan hasil yang baik dan berkelanjutan dalam pemenuhan hak dan perlindungan perempuan dan anak Indonesia,” tutur Menteri PPPA RI.

Menteri PPPA RI melaunching DRPPA Bebas Stunting ditandai dengan penabuhan Katambung.
Menteri PPPA RI melaunching DRPPA Bebas Stunting ditandai dengan penabuhan Katambung. (Kemenkumham Kalteng)

Gubernur Kalteng dalam sambutab yang disampaikan oleh Wakil Gubernur Kalteng menekankan untuk selalu berkomitmen dalam meningkatkan kesetaraan gender di berbagai bidang pembangunan serta meningkatkan perlindungan terhadap perempuan dan anak di Kalteng.

Komitmen tersebut akan diwujudkan salah satunya melalui Program DRPPA yang bekerja sama dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia.

Edy menambahkan, Pemprov Kalteng sangat bangga dan memberikan apresiasi yang tinggi dengan kepedulian Pemerintah Pusat kepada masyarakat di Kalteng, dengan terpilihnya empat Desa di Kalteng yaitu Desa Bukit Liti Kecamatan Kahayan Tengah, Desa Mekar Jaya Kecamatan Sabangau Kuala, Desa Seragam Jaya Kecamatan Seranau, dan Desa Tumbang Bajanei Kecamatan Telaga Antang sebagai Model DRPPA dan dilaunching secara langsung oleh Menteri PPPA RI.

Kedatangan Menteri PPPA RI beserta rombongan disambut dengan Tari Giring-Giring dengan memakai baju Adat Dayak dengan acara Adat Pantan Timpung.

Selain itu, ada Deklarasi Suara Anak oleh FAD Kalteng.

Menteri PPPA RI juga melaunching DRPPA Bebas Stunting ditandai dengan penabuhan Katambung oleh Menteri PPPA RI dan Wakil Gubernur Kalteng yang sebelumnya dilakukan Penandatanganan Naskah Komitmen bersama tentang Pengembangan DRPPA Bebas Stunting diawali dengan pembacaan komitmen serta Penandatanganan Nota Kesepakatan Sistem Peradilan Pidana Terpadu Penanganan Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak (SPPT-PKKTPA). (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved