Berita Palangkaraya

Pemprov Kalteng Antisipasi Inflasi Usai BBM Naik, Gelar Pasar Penyeimbang dan Subsidi Bahan Pokok

Pemprov Kalteng berencana menekan lajunya inflasi di Kalteng usai naiknya harga BBM yang ditetapkan pemerintah, digelar pasar penyeimbang bahan pokok

Penulis: Ghorby Sugianto | Editor: Sri Mariati
Kemenkumham Kalteng
Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo saat memimpin rapat beberapa waktu lalu di Kantor Gubernur Kalteng, beberapa waktu lalu. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), tengah mengantisipasi gejolak inflasi usai bahan bakar minyak (BBM) mengalami kenaikan beberapa waktu lalu.

Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo menuturkan, Pemprov Kalteng akan memberikan subsidi untuk terhadap komoditas penyumbang inflasi di daerah melalui Pasar Penyeimbang dan subsidi bahan pokok.

Hingga saat ini pemerintah daerah bersama dengan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), sedang melakukan intervarisir penerima bantuan subsidi inflasi.

"Pak Gubernur Kalteng Sugianto Sabran menyampaikan kalau subsidi untuk bahan pangan akan diberikan kepada Pasar Penyeimbang dan barang kebutuhan pokok," kata Edy Pratowo, Rabu (21/9/2022).

Diluar bantuan tersebut, pihaknya juga akan menyalurkan bantuan di luar non pangan. Seperti subsidi bagi nelayan, angkutan barang bahan pokok.

Baca juga: Tekan Inflasi, Pemkab Kotim Agendakan Operasi Pasar 2 kali Sebulan Sampai Akhir Tahun 2022

"Maksudnya (bantuan non pangan) dalam bentuk BBM, uang untuk minyak. Apakah nanti dalam bentuk uang atau barang, sedang dirumuskan dengan TPID," jelasnya.

Mantan Bupati Pulang Pisau tersebut juga mengatakan, pemerintah daerah dapat menganggarkan dua persen dari dana alokasi khusus (DAU), dan anggaran dari belanja tidak terduga (BTT) untuk penanganan inflasi daerah.

"Sesuai dengan instruksi pemerintah pusat, pemerintah daerah boleh menggunakan anggaran dari dana refokusing daerah dalam rangka menekan angka inflasi di daerahnya masing-masing," tambahnya.

Sebelumnya, Gubernur Kalteng Sugianto Sabran meminta, kepada seluruh Pemerintah Kabupaten Kota untuk segera menyiapkan anggaran khusus penanganan inflasi, untuk mengantisipasi dampak terhadap ekonomi masyarakat.

Baca juga: Harga Bahan Pokok Palangkaraya Fluktuatif, Atasi Inflasi Tiap Kelurahan Digelar Operasi Pasar Murah

Baca juga: Dongkrak Ekonomi Lokal, Pemprov Kalteng Gelar Kalteng Expo Skala Nasional di Palangkaraya

"Masing-masing bupati dan wali kota saya harapkan agar menyiapkan langkah strategis penanganan inflasi, terutama membuat wilayah ketahanan pangan. Agar kedepannya, inflasi dapat diantisipasi dan di cegah," tegas Sugianto Sabran.

Menurut Sugianto Sabran, pihaknya terus berusaha mendorong pelaksanaan pasar murah dan pasar penyeimbang di setiap kabupaten kota. Pemerintah Provinsi Kaltengjuga telah mengingat TPID kabupaten kota agar rutin melakukan pengawasan. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved