Liga 1 2022

Gegara Ucapan Ini, Pluim dan Suporter PSM Kena Sanksi Plus Denda, Tavares Tidak Pulang ke Makassar

Ternyata ini penyebab sanksi dan denda untuk pemain PSM Makassar Wiljan Pluim, sementara sang pelatih Bernardo Tavares tidak balik ke Makassar

Editor: Dwi Sudarlan
TRIBUN-TIMUR.COM/OCHA ALIM
Gegara ucapan ini, pemain PSM Makassar Wiljan Pluim dijatuhi sanksi dan denda oleh Komdis PSSI. 

TRIBUNKALTENG.COM - Ternyata ini penyebab sanksi yang diberikan Komis PSSI untuk pemain PSM Makassar, Wiljan Pluim, suporter pun kena denda gegara mengucapkan kalimat ini, Bernardo Tavares tidak kembali Makassar.

Kapten PSM Makassar Wiljan Pluim dilarang bermain sebanyak 5 laga di BRI Liga 1 2022, imbas aksinya saat melawan Persik Kediri.

Wiljan Pluim dinilai telah mengucapkan kalimat penghinaan kepada perangkat pertandingan serta pelanggaran yang berujung kartu merah.

Sehingga sanksinya, 1 laga akibat kartu merah dan 4 karena ucapan penghinaan.

Baca juga: Komdis PSSI Banyak Hukum PSM Makassar, Sanksi Wiljan Pluim Tak Berlaku di Laga Lawan Barito Putera

Baca juga: Hasil Liga 1, Tanpa Wiljan Pluim, PSM Tak Mampu Kalahkan Dewa United, Tertolong Gol Penalti Yuran

Baca juga: Bos PSM Makassar Ambil Tindakan, Hukuman PSSI tak Halangi Wiljan Pluim Turun di Agenda Juku Eja

Selain itu, Wiljan Pluim juga didenda membayar Rp 50 juta.

Tak hanya Wiljan Pluim, PSM Makassar juga mendapat hukuman tambahan.

Gegara telat masuk lapangan saat melawan Persik Kediri, PSM Makassar didenda Rp 50 juta.

Denda lain diperoleh oleh PSM Makassar gegara ulah pendukung suporternya yang dinilai menghina perangkat pertandingan dengan menyebut 'wasit mafia'.

Dendanya sebesar Rp 10 juta.

Soal sanksi tidak boleh main untuk Wiljan Pluim kabarnya tidak berlaku pada laga tunda melawan Barito Putera.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved