Berita Kalsel

Penemuan Jenazah di Kalsel, Nenek di Desa Parigi HSS Ditemukan Meninggal Mengapung di Sungai

Penemuan Jenazah di Kalsel, seorang nenek berusia 75 tahun di Desa Parigi HSS Ditemukan meninggal dalam posisi mengapung di Sungai.

Editor: Fathurahman
Ilustrasi
ILUSTRASI. Penemuan Jenazah di Kalsel, seorang nenek berusia 75 tahun di Desa Parigi HSS Kalimantan Selatan ditemukan meninggal dalam posisi mengapung di Sungai. 

TRIBUNKALTENG.COM, KANDANGAN - Penemuan Jenazah di Kalsel, seorang nenek berusia 75 tahun di Desa Parigi HSS Ditemukan meninggal dalam posisi mengapung di Sungai.

Belum diketahui persis penyebab hingga nenek tersebut meninggal dalam kondisi mengapung di sungai namun informasi terhimpun nenek tersebut sudah sering terlihat mau tercebur ke dalam sungai.

Bahkan informasi warga menyebutkan, sudah menjadi keseharian akifitas nenek tersebut di sungai untuk mandi atau mencuci pakaian dan lainnya di sungai.

Namun penemuan jenazah tersebut sempat membuat warga RT 05 Desa Parigi Kecamatan Daha Selatan mendadak heboh, menyusul ditemukannya lansia berusia (75) asal Desa Parigi Kecamatan Daha Selatan Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) Provinsi Kalsel.

Baca juga: Penemuan Jenazah di Sungai Ulin Banjarbaru, Pria Paruh Baya Tergeletak di Lantai Dalam Rumah

Baca juga: Jenazah Kakek Berumur 79 Tahun Ditemukan Meninggal di Sungai Kapuas Kalbar, 3 Hari Tenggelam

Baca juga: Penemuan Jenazah Bayi di Palangkaraya, Hadiri Pemakaman Ibu Bayi Menangis di Depan Makam

Lansia ini bernama Hj Sahsam, ia meninggal dalam kondisi mengapung di air.

Ia ditemukan pada pukul 07.00 Wita, Jumat (16/9/2022).

Kasi Humas Polres HSS, Ipda Purwadi membenarkan kejadian tersebut.

Dikatakannya , korban Sahsam ditemukan oleh saksi bernama Junaidi.

Saat itu Junaidi sedang mencuci pakaiannya di sungai. Setelah setengah jam mencuci, ia kemudian melihat punggung manusia dengan posisi mengapung.

Setelah melihat, Junaidi lari ke rumah Hj Sahsam guna mencari neneknya. Nahas, yang dicari tidak ada di rumah.

Junaidi memberitahu ayahnya yang bernama Markunu bahwa ada yang mengapung di bawah titian.

Kemudian langsung terjun ke sungai dan mengangkat korban yang mengapung dan ternyata adalah neneknya yang bernama Hj Sahsam.

jenazah di sugnai brij
Lansia 75 tahun bernama Hj Sahsam warga Desa Parigi Kecamatan Daha Selatan Kabupaten HSS Provinsi Kalsel ditemukan mengapung di air, pada pukul 07.00 Wita, Jumat (16/9/2022).

Hj Sahsam ditemukan dengan kondisi sudah meninggal dunia dan langsung dibawa ke rumah untuk langsung disemayamkan.

Dijelaskan Purwadi jika korban berdasarkan keterangan pihak keluarga sudah sering mau tercebur ke sungai. Apalagi, aktivitas setiap harinya selalu mandi dan mencuci di batang. Hj Sahsam juga hanya seorang diri di rumah.

"Tidak ditemukan adanya tanda kekerasan," katanya.(*)

 

Artikel ini telah tayang di BanjarmasinPost.co.id dengan judul Lansia 75 Tahun Asal Desa Parigi HSS Mengapung di Sungai, Sang Cucu Lihat Punggung Manusia di Air

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved