Berita Palangkaraya

Viral Pelajar Aniaya Kucing Hingga Mabuk-mabukan, Lurah Kalampangan Minta Mereka Dipulangkan

Lurah Kalampangan, Yunita Martina minta pelajar yang magang yang juga membunuh kucing dan dikonsumsi agar dipulangkan saja, kerap mabuk-mabukan

Penulis: Ghorby Sugianto | Editor: Sri Mariati
Tribunkalteng.com/Ghorby Sugianto
Lurah Kalampangan, Palangkaraya Yunita Martina 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Kejadian viral di media sosial, seorang warga mengecam tindakan pelaku menganiaya hingga konsumsi daging kucing di UPT Penyuluh Pertanian, Kelurahan Kalampangan, Palangkaraya.

Dalam video pendek yang viral, terlihat daging kucing di dalam karung sudah disembelih. Ribuan komentar netizen pun mengecam perbuatan tak pantas itu.

Pelaku yang menganiaya, membunuh bahkan memakan daging kucing tersebut ternyata siswa magang di bawah umur dari SMKS GKE AGRI Karya Bakti, Tumbang Lahang, Katingan.

Lurah Kalampangan, Yunita Martina saat dikonfirmasi Tribunkalteng.com mengenai kejadian itu, pihaknya membenarkan jika kejadian tersebut dilakukan oleh siswa magang.

"Iya bener kejadiannya di Kalampangan. Anak-anak SMU magang di kantor UPT Penyuluh Pertanian," kata Yunita Martina, kemarin malam (14/9/2022).

Baca juga: Penganiayaan Kucing di Kalampangan, Polresta Palangkaraya dan Polsek Sebangau Lakukan Mediasi Warga

Baca juga: Penganiayaan di Kotim, Panggil Istri dengan Nada Tinggi, Ayah Mertua Tonjok Menantu Laki-laki

Menurutnya, anak-anak yang masih menempuh pendidikan tersebut juga kerap kali diingatkan oleh petugas karena dijumpai mabuk-mabukan.

"Anak-anaknya sudah pernah diingatkan juga oleh Babinsa Bhabinkamtibmas dan lingkungan karena mabuk-mabukan juga," bebernya.

Sehingga, karena perbuatan yang tak pantas dan menimbulkan kegaduhan di masyarakat, Lurah Kalampangan meminta siswa-siswi SMK tersebut agar dipulangkan saja.

"Saya meminta untuk dipulangkan aja anak-anaknya karena sudah beberapa kali mabuk-mabukan. laki-laki dan perempuan," tegasnya.

Baca juga: Dua Pria Paruh Baya di Banjarmasin Terlibat Cekcok Gegara Hutang Berujung Penganiayaan

Sementara itu, Polresta Palangkaraya saat ini telah menindaklanjuti laporan masyarakat tersebut dan telah mengembalikan siswa-siswi yang magang.

“Penangkapan terjadi pada Rabu (14/9/2022) siang, Polsek Sebangau telah mendatangi tempat kejadian perkara, mengumpulkan barang bukti, dan kini bertemu dengan beberapa pihak,” ungkap Kasatreskrim Kompol Ronny Marthius Nababan. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved