Berita Palangkaraya

Cabuli Anak Usia 8 Tahun Saat Belajar Mengaji, Santri Diringkus Satreskrim Polresta Palangkaraya

Santri asal Jawa, yang sedang menjalani magang di Kota Palangkaraya malah mencabuli anak umur 8 tahun akhirnya diringkus anggota Polresta Palangkaraya

Penulis: Pangkan B | Editor: Sri Mariati
TRIBUNKALTENG.COM/PANGKAN BANGEL
Pelaku pencabulan berinisial GD (19) tertunduk lemas dihadirkan saat pers rilis, Kamis (15/9/2022) siang. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Seorang pemuda kini harus meringkuk di balik jeruji usai melakukan pencabulan terhadap Anak di bawah umur.

Hal tersebut diungkap dalam pers rilis di Mapolresta Palangkaraya, Jalan Tjilik Riwut Km 3,5, Jekan Raya, Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Ialah GD (19) merupakan seorang santri asal Jawa, yang sedang menjalani magang di Kota Palangkaraya.

Hal tersebut dibenarkan oleh Kasatreskrim Polresta Palangkaraya Kompol Ronny Marthius Nababan, didampingi oleh PS Kasubnit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA).

“Pelaku melakukan perbuatan cabulnya terhadap Anak di bawah umur yang berusia 8 tahun saat belajar mengaji,” terangnya pada Tribunkalteng.com, Kamis (15/9/2022) siang.

Baca juga: Pencabulan di Kalsel, Bocah Martapura Umur Sebelas Tahun Diduga Dicabuli, Ibu Korban Lapor Polisi

Ia menambahkan GD ini merupakan santri yang sedang melaksanakan program magang di Kota Palangkaraya.

“Tersangka GD ini rencananya akan magang selama setahun dan kembali lagi ke tempat asalnya di Jawa,” ungkap Kompol Ronny.

Pelaku sendiri baru tinggal kurang lebih selama 2 minggu di Kota Palangkaraya.

Tindak pencabulan oleh GD tersebut dilakukan pada 3 September 2022 lalu.

Yang mana ia lakukan di sebuah tempat ibadah, saat berdua dengan korban sedangkan orang tua korban menunggu di luar.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved