Berita Kalteng

Sebut TNI Gerombolan, Cegah Gejolak Komandan Korem Kalteng Minta Efendi Simbolon Luruskan Ucapannya

Ucapan Anggota Komisi I DPR RI Fraksi PDI-P Effendi Simbolon yang menyebut TNI kelompok gerombolan mendapat tanggapan dari pihak anggota TNI Kalteng.

Penulis: Ghorby Sugianto | Editor: Fathurahman
Tribunkalteng.com/ Ghorby Sugianto
Komandan Korem 102/ Panju Panjung, Brigjen TNI Yudianto Putrajaya saat menanggapi pernyataan Anggota Komisi I DPR RI Fraksi PDI-P Effendi Simbolon yang menyebut TNI kelompok gerombolan. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Ucapan Anggota Komisi I DPR RI Fraksi PDI-P Effendi Simbolon yang menyebut TNI kelompok gerombolan mendapat tanggapan dari pihak anggota TNI Kalteng.

Anggota Komisi I DPR RI Fraksi PDI-P Effendi Simbolon mengucapkan kata yang menyakitkan TNI saat rapat dengar pendapat.

Dia menyebut TNI seperti gerombolan dan menyinggung pimpinannya membuat para prajurit TNI naik pitam dan meminta kader PDI-P tersebut segera melakukan klarifikasi untuk meluruskannya.

Komandan Korem 102/ Panju Panjung,  Brigjen TNI Yudianto Putrajaya dalam jumpa persnya memenyayangkan ucapan tersebut terlontar di rapat yang terhormat.

Baca juga: Hujan Lebat & Angin Kencang, Sebabkan Listrik Kawasan UPR Padam Akibat Terkena Pohon Tumbang

Baca juga: Bawa 5 Gram Sabu, Pria Diduga Pengedar Narkoba di Palangkaraya Diamankan Saat Ingin Transaksi

Baca juga: Perampokan di Baamang Sampit, Wanita Penghuni Kontrakan Disekap & Dicekik, Barang Dibawa Kabur

"Tanggapan saya yang saat ini ramai di media sosial adanya orang menyatakan tidak harmonis antara bapak Panglima TNI dan KSAD. Kemudian munculah pendapat dan curahan para prajurit saya kira itu wajar," ujar Danrem 102/Pjg, Rabu (14/9/2022). 

Menurutnya, Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa adalah pimpinan yang dihormati dan dibanggakan termasuk juga Kepala Staff Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman. 

"Sebutan TNI seperti gerombolan dan singgung ketidakharmonisan TNI hal itu saya sangat sayangkan terjadi di sidang yang terhormat. Seakan-akan Bapak kita mendapatkan hal yang tidak nyaman bagi prajurit," ucapnya. 

Dia meminta Efendi Simbolon meluruskan apa yang dikatakannya, sehingga tidak terjadi gejolak dari level Komando Distrik Militer (Kodim), Komando Resor Militer (Korem), Komando Daerah Militer (Kodam), hingga ring utama di lingkungan Markas Besar TNI Angkatan Darat (Mabesad).

"Harapan saya hal itu bisa diluruskan, saling menghormati antara insitusi. Bangsa kita ini butuh persatuan untuk kemajuan bangsa," tegas Brigjen TNI Yudianto Putrajaya

Sementara itu, Ketua Umum DPD Organisasi Masyarakat Gerdayak Kalteng, Yansen Binti yang turut dalam jumpa pers tersebut mengecam keras Efendi Simbolon yang telah merendahkan TNI. 

"Kami sedih mendengar perkataan itu, oleh karena itu kami mengecam keras saudara Efendi Simbolon, supaya dia mengkoreksi pernyataan yang telah merendahkan martabat pimpinan TNI," jelas Yansen Binti.(*)
 

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved