Kotim Habaring Hurung

Sampit Masuk 10 Besar Inflasi Tertinggi di Indonesia, Bupati Sebut Dipicu Tarif PDAM & Rumah Sakit

Sampit Masuk 10 Besar Inflasi Tertinggi di Indonesia, Bupati H Halikinnor menjelaskan dipicu tarif PDAM dan Rumah Sakit.

Penulis: Devita Maulina | Editor: Fathurahman
Tribunkalteng.com / Devita Maulina
Sampit Masuk 10 Besar Inflasi Tertinggi di Indonesia. Bupati Kotim, H Halikinnor SH MM, ketika ditanyakan terkait Kota Sampit yang masuk 10 besar daerah dengan tingkat inflasi tertinggi di Indonesia. Ia menjelaskan hal itu terjadi karena adanya kenaikan tarif PDAM dan rumah sakit dalam kurun waktu setahun terakhir.   

TRIBUNKALTENG.COM, SAMPIT - Sampit Masuk 10 Besar Inflasi Tertinggi di Indonesia, Bupati H Halikinnor menjelaskan dipicu tarif PDAM dan Rumah Sakit.

Sampit Ibukota Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) masuk dalam 10 besar daerah dengan tingkat inflasi tertinggi di Indonesia dengan persentase 7,5 persen. Ini berdasarkan data inflasi year on year atau tahun ke tahun.

Bupati H Halikinnor SH MM, menjelaskan ada dua hal yang menjadi penyebab utama inflasi di Kota Sampit kali ini. Yaitu, adanya kenaikan tarif PDAM dan rumah sakit yang memiliki andil sebesar 42 persen dalam menyumbang inflasi di Kota Sampit setahun terakhir.

“Karena kenaikan tarif PDAM dan rumah sakit yang menyebabkan inflasi kita masuk yang tertinggi di Indonesia. Tapi perlu diingat ini perhitungan tahun ke tahun, bukan bulan ke bulan,” ucapnya, Rabu (14/9/2022).

Baca juga: Sampit dan Kalteng Jadi Sorotan Jokowi, Masuk Daftar 10 Daerah dan Provinsi Inflasi Tertinggi

Baca juga: Tekan Inflasi, Pemerintah Palangkaraya Gelar Operasi Pasar, Salurkan 5.000 Paket Sembako bagi Warga

Baca juga: Pasar Murah di Kotim Disambut Antusias Warga Sampit, Untuk Tekan Angka Inflasi Pangan Kalteng

Orang nomor satu di Kotim ini mengungkapkan sebenarnya tingkat inflasi Kota Sampit jika dilihat dari bulan ke bulan masih tergolong rendah.

Bahkan, pada Agustus 2022 lalu Kota Sampit mengalami deflasi sebesar 0,50 persen. Bahkan, ia yakin pada Oktober nanti inflasi akan lebih turun lagi jika mengacu pada kejadian di tahun-tahun sebelumnya.

Namun, ia tidak memungkiri adanya kedua faktor diatas menyebabkan inflasi di Kotim melambung. Sehingga, pada perhitungan tahun ke tahun meningkat.

10 daerah yang mengalami inflasi tertinggi ini pun menjadi sorotan Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo, pada rapat pengendalian inflasi di Istana Negara pada Senin (12/9/2022). Kala itu 14 kepala daerah diundang, salah satunya Bupati Kotim.

Pada rapat tersebut Presiden Joko Widodo menekankan kepada seluruh kepala daerah agar tidak menganggap remeh inflasi dan segera melakukan upaya untuk menekan inflasi di daerah masing-masing, dengan target dibawah 5 persen.

Menindaklanjuti instruksi tersebut, Halikinnor mengaku pihaknya telah menyiapkan langkah-langkah untuk menekan inflasi. Diantaranya dengan menggencarkan operasi pasar.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved