Berita Palangkaraya

Curanmor di Palangkaraya, Kunci Motor Masih Nempel di Motor, Pencuri Langsung Bawa Kabur

Kasus curanmor di Palangkaraya kembali terjadi di Masjid Jami Nurul Islam, saat korban singgah salat dan lupa cabut kunci masih nempel di motor

Penulis: Pangkan B | Editor: Sri Mariati
TRIBUNKALTENG.COM/PANGKAN BANGEL
Pelaku pencurian saat membawa motor milik Sandi (28) terekam kamera CCTV Masjid Jami Nurul Islam, Selasa (13/9/2022) sore. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA – Kasus pencurian sepeda motor (curanmor) di Palangkaraya terjadi lagi, lantaran korban lupa cabut kunci motor saat hendak salat Asar, motor Mio Soul raib digondol maling di Masjid Jami Nurul Islam Palangkaraya, Selasa (13/9/2022).

Lokasi tepatnya di Jalan Ahmad Yani, Pahandut, Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Istri Korban, Nisa mengatakan kejadian tersebut saat sang suami bernama Sandi (28) tengah salat Asar.

“Kejadian tersebut terjadi sekira pukul 14.30 WIB, daat suami saya hendak salat Asar sekalian menunggu hujan reda,” terangnya pada Tribunkalteng.com, Rabu (14/9/2022) sore.

Ia menambahkan bahwa suaminya sempat bertemu dengan pencuri tersebut.

“Jadi pas di dalam masjid, suami saya sempat bertemu dengan pencuri tersebut. Diduga pencuri tersebut menyapa dan berkata dingin sekali harinya,” terang Nisa.

Baca juga: Curanmor di Masjid Jami Nurul Islam Palangkaraya, Terekam CCTV Pencuri Bawa Kabur Motor Jamaah

Baca juga: Terlibat Kasus Curanmor di Kalsel, Dua Oknum Polisi Diamankan Personel Polresta Banjarmasin

Namun saat itu, korban hanya tersenyum dan masuk ke dalam masjid untuk melaksanakan salat.

Aksinya si pencuri berjalan mulus lantaran kunci motor masih menempel pada stop kontak motor tersebut.

Pencuri tersebut kemudian keluar dan membawa motor Mio Soul bewarna merah dengan nomor polisi KH 5392 TT.

Nisa pun menjelaskan ciri-ciri pelaku pencurian sepeda motor miliknya.

“Ciri perlaku berbadan tinggi, dengan kulit hitam, pelaku datang ke masjid dengan berjalan kali,” terangnya.

Dalam video rekaman kamera pengawas tersebut, terlihat pelaku membawa motor tersebut di tengah hujan deras.

Kemudian keluar dengan membawa motor milik Sandi hang terparkir di depan masjid.

Baca juga: Residivis Kasus Curanmor Kalteng, Ditangkap Tim Gabungan di Jalan Samba Kahayan Katingan

Pelaku menggunakan baju bewarna hitam, celana panjang, dan tidak menggunakan hel.m.

Atas kejadian tersebut, Nisa dan suaminya lun melaporkan hal tersebut kepada pihak kepolisian.

“Sudah lapor kemarin, namun hingga saat ini masih belum ada perkembangan,” ungkapnya.

Hilangnya motor tersebut, korban pun mengalami kerugian materil diperkirakan sebesar Rp 6-7 juta. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved