Berita Kotim

Banjir di Kotim Sebabkan Balita 1,5 Tahun Cucu Kades Bawan Meninggal Tenggelam di Parit

Banjir di Kotim makan korban, seorang Balita 1,5 tahun ternyata Cucu Kades Bawan Meninggal Tenggelam di Parit.

Penulis: Devita Maulina | Editor: Fathurahman
tribunkalteng.com / devita maulina
Banjir di Kotim, kondisi banjir di salah satu wilayah di Kabupaten Kotawaringin Timur (kotim). Seorang anak perempuan tengah berenang di depan rumahnya terkepung banjir dengan kedalaman hingga mencapai pinggang orang dewasa. 

Pada awalnya banjir hanya sekedar menggenangi jalan, namun berangsur-angsur semakin dalam.

Ini disebabkan adanya banjir kiriman dari kecamatan tetangga yang berada di daerah hulu, yakni Kecamatan Antang Kalang.

Saat ini lokasi yang terdampak banjir di wilayah tersebut antara lain di Desa Bawan, Tanjung Jariangau, dan Kelurahan Kuala Kuayan.

Sesuai dengan siklus aliran air dan kejadian yang sudah-sudah, ia memperkirakan banjir juga berdampak ke desa lainnya di kecamatan tersebut.

Seperti, Desa Tumbang Sapiri, Pahirangan, Santilik, Sationg, Baampah, Kawan Batu, dan lain-lain.

“Kalau di Desa Bawan itu datarannya memang tergolong paling rendah. Kami di Kuala Kuayan saja banjirnya sudah kisaran 50 cm - 60 cm dari perbukaan tanah, jadi di sana paling tidak sudah sampai 70 cm,” ujarnya.

Sementara untuk detail kondisi banjir dan warga yang terdampak, masih menunggu laporan dari para kades dan lurah.

Sehubungan dengan jatuhnya korban jiwa ini, Asyari kembali menginstruksikan kepada seluruh kades maupun lurah agar, pertama membangun posko di wilayah masing-masing untuk siaga banjir.

Kedua mengimbau masyarakat agar mengurangi aktivitas di sungai dan khususnya bagi orang tua untuk meningkatkan pengawasan kepada anak-anak.

Ketiga, memberikan harus cepat tanggap jika ada warga yang terserang penyakit dengan segera membawa ke pustu terdekat atau Puskesmas Kuala Kuayan.

Baca juga: Camat Parenggean Kotim Wajibkan Setiap PBS di Wilayahnya Bantu Warga Terdampak Banjir

Baca juga: Banjir di Palangkaraya, 105 Warga Bantaran Sungai Terdampak, Wali Kota Fairid Naparin Beri Bantuan

Baca juga: Banjir di Palangkaraya, Debit Air Sungai Kahayan Kawasan Mendawai Naik, Warga Belum Mengungsi

Selanjutnya, aktif melakukan monitoring di wilayah masing-masing. Mengajukan usulan bantuan ke perusahaan terdekat atau pihak ketiga agar dapat berpartisipasi dalam membantu warga di desa-desa terdekat yang terdampak banjir.

Terakhir, jika banjir semakin dalam masyarakat diimbau untuk segera mengungsi ke tempat yang lebih aman. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved