Liga Inggris

Pakar Transfer Bocorkan Pengganti Tuchel, Pelatih Baru Chelsea Tergantung Brighton, Ini Profilnya

Bocoran pakar transfer Eropa, Fabrizio Romano membocorkan pengganti Thomas Tuchel sebagai pelatih baru Chelsea

Editor: Dwi Sudarlan
Brighton independen via Tribun
Pelatih Brighton, Graham Potter yang disebut pakar transfer Eropa, Fabrizio Romano sebagai calon kuat pengganti pelatih Chelsea, Thomas Tuchel. 

TRIBUNKALTENG.COM - Bocoran pakar transfer Eropa, Fabrizio Romano sering terbukti benar, kali ini dia membocorkan pengganti Thomas Tuchel sebagai pelatih baru Chelsea.

Fabrizio Romano menyebut pelatih baru Chelsea pascapemecatan Thomas Tuchel tergantung tim Liga Inggris lainnya, Brighton.

Brighton menyedot perhatian publik Liga Inggris setelah membantai Manchester United dengan skor telak 4-0.

Kemenangan besar Brighton atas Manchester United itu tentu tidak terlepas dari racikan strategi sang pelatih, Graham Potter.

Baca juga: Nasib Aubameyang dan Bek Tua Chelsea Pasca Dipecatnya Tuchel, Hakim Ziyech Paling Diuntungkan

Baca juga: Debut Buruk Aubameyang, Gol Dibatalkan, Hasil Zagreb vs Chelsea 1-0 karena Tendangan Cungkil Orsic

Baca juga: Jelang Ludogorets vs AS Roma di Liga Europa Malam Ini, Monster Mourinho Siap Tampil Bareng Belotti

Nah, pakar transfer Eropa Fabrizio Romano menyebut tinggal selangkah Graham Potter menjadi pelatih baru Chelsea.

"Graham Potter akan ditunjuk sebagai manajer baru Chelsea, seperti yang diperkirakan," tulis Fabrizio Romano di akun Twitternya, Kamis (8/9/2022).

"Sudah ada kesepakatan, kontrak sedang dipersiapkan seiring dengan proposal yang sudah diterima. Here we go, Chelsea akan menyelesaikan kesepakatan dengan Brighton dalam beberapa jam ke depan," tulisnya seperti dikutip dari Kompas.com.

Fabrizio Romano juga mengungkapkapn meski banyak pelatih yang ditawarkan, tetapi Chelsea memprioritaskan Graham Potter.

Sementara The Telegraph menulis, Graham Potter disebut cocok dengan kriteria yang diinginkan pemilik baru Chelsea, Todd Boehly.

Pengusaha asal Amerika Serikat itu dikabarkan tertarik dengan skema menyerang berbasis penguasaan bola Brighton bersama Potter atau yang beken dengan sebutan "Potterball".

Terlepas dari hal itu, Chelsea dipastikan harus mengeluarkan biaya besar jika ingin mendatangkan Graham Potter ke Stadion Stamford Bridge.

Pasalnya, Graham Potter masih terikat kontrak dengan Brighton sampai Juni 2025.

Secara reputasi dan prestasi, Graham Potter kalah jauh dibandingkan Thomas Tuchel.

Sepanjang kariernya, dia belum pernah menangani tim elite Eropa.

Halaman
123
Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved