Berita Kotim

Kotim Dihantui Potensi Banjir di Tengah Musim Kemarau, Masyarakat Diimbau Waspada

BPBD Kotim memperkirakan akan terjadinya potensi banjir di wilayah tersebut, walaupun kondisi saat ini masih berada di musim kemarau, warga waspada

Penulis: Devita Maulina | Editor: Sri Mariati
Tribunkalteng.com/Devita Maulina
Banjir yang melanda Kota Sampit beberapa hari lalu pasca hujan dengan intesitas tinggi dan durasi yang cukup lama mengguyur wilayah itu. 

TRIBUNKALTENG.COM, SAMPIT - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) memperkirakan, hingga saat ini potensi terjadinya banjir masih menghantui Bumi Habaring Hurung ini.

Walaupun, dari siklus cuaca Kotim sebenarnya masih berada di musim kemarau.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kotim, Rihel, sehubungan dengan intensitas hujan yang cukup sering terjadi belakangan ini.

Ia pun mengimbau masyarakat yang berada di daerah rawan banjir untuk waspada.

“Kotim saat ini masih musim kemarau, tapi kemarau basah. Jadi mungkin intensitas hujannya lebih tinggi daripada cuaca panas, oleh sebab itu potensi banjir masih ada,” ucapnya, Kamis (8/9/2022).

Sehubungan dengan kondisi ini, ia mengimbau masyarakat untuk mengambil tindakan antisipasi. Terutama bagi yang berada di daerah rawan banjir, yakni di wilayah utara Kotim. Seperti, Kecamatan Telaga Antang, Antang Kalang, Mentaya Hulu, Bukit Santuai, dan Parenggean.

Baca juga: Dinkes Kotim Waspadai Penyakit Masa Pancaroba, Warga Diimbau Terapkan Pola Hidup Sehat

Baca juga: Pasar Murah bahan Pangan Kotim, Digelar di 3 Lokasi Sebanyak 2000 Kupon Paket Sembako Ludes

Sebaiknya, mulai dari sekarang warga yang berada di kawasan rawan mengevakuasi barang-barang atau perabotan yang dapat rusak terkena air ke tempat yang lebih tinggi dan menyimpan persediaan bahan makanan di tempat yang aman.

Supaya, jika tiba-tiba debit air naik warga tidak perlu panik lagi untuk mengamankan diri dan harta bendanya.

“Biasanya warga di wilayah utara sudah memahami kondisi alam, karena tempat mereka setiap tahun langganan banjir. Jadi dengan kondisi seperti sekarang ini kami mengimbau untuk masyarakat untuk segera mengambil tindakan antisipasi seperti yang biasa dilakukan,” tuturnya.

Imbauan pun ia sampaikan bagi masyarakat Kotim yang berada di dalam Kota Sampit. Meskipun, banjir dalam kota biasanya tak separah wilayah utara namun tetap perlu untuk ditindaklanjuti.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved