Berita Kotim

Evakuasi Buaya Sepanjang 2 Meter di Sampit, Personel SKW II BKSDA Kalteng Sempat Alami Kesulitan

Seksi Konservasi Wilayah (SKW) II BKSDA Kalteng mengevakuasi seekor buaya muara sepanjang 2 meter. sempat alami kesulitan saat evakuasi predator itu

Penulis: Devita Maulina | Editor: Sri Mariati
Tribunkalteng.com/Devita Maulina
Proses evakuasi buaya muara dengan panjang 2 meter oleh tim BKSDA dibantu Manggala Agni dan Komunitas Reptil Sampit, Rabu (7/9/2022). 

TRIBUNKALTENG.COM, SAMPIT - Tim Wildlife Rescue Unit (WRU) Seksi Konservasi Wilayah (SKW) II Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Tengah (Kalteng) mengevakuasi seekor buaya muara sepanjang 2 meter.

Hewan predator tersebut merupakan peliharaan warga di Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Rabu (7/9/2022).

Tepatnya, berlokasi di Jalan Lembaga, Kelurahan Sawahan, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang.

Dibantu dua orang petugas Manggala Agni Sampit dan Komunitas Reptil proses evakuasi buaya berjenis kelamin betina berlangsung cukup alot.

Dikarenakan kandang buaya itu tergolong sempit, berada di antara bangunan musala dan WC umum.

“Kami melakukan evakuasi seekor buaya muara dengan panjang 2 meter, kendala yang kami temui adalah lokasinya yang sempit sehingga membatasi ruang gerak kami,” kata Komandan BKSDA Pos Jaga Sampit, Muriansyah, yang memimpin proses evakuasi saat itu.

Baca juga: Sebelum Dievakuasi Buaya Muara 2,8 Meter Desa Belanti Siam Mati, Terlalu Kencang Diikat & Dehidrasi

Baca juga: Buaya Sebangau Mengganas, Korban Ditemukan Meninggal Mengapung di Sungai Tubuh Masih Utuh

Untuk bisa mengevakuasi satwa yang terkenal buas itu tim harus menaiki tembok pembatas sembari berupaya memasang tali pengikat di moncong buaya itu sebelum melakukan evakuasi jarak dekat.

Dalam tahap ini upaya petugas beberapa kali gagal karena satwa itu terus berupaya menghindar.

Setelah lebih dari 1 jam, moncong buaya itu berhasil diikat dan kemudian setelah dirasa cukup aman para petugas, pun berani masuk ke kandang untuk mengikat kaki dan menutup kepala buaya itu agar berhenti memberontak dan dapat diangkut ke mobil BKSDA.

“Sebelum dimuat ke mobil kami sempat melakukan pemeriksaan tubuh buaya itu hasilnya tidak ditemukan luka dan kondisinya juga sehat,” lanjutnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved