Kotim Habaring Hurung

Dinkes Kotim Waspadai Penyakit Masa Pancaroba, Warga Diimbau Terapkan Pola Hidup Sehat

Dinkes Kotim Waspadai Penyakit Masa Pancaroba sehingga warga diimbau untuk menerapkan pola hidup sehat hindari penyakit perubahan musim.

Penulis: Devita Maulina | Editor: Fathurahman
tribunkalteng.com/devita maulina
Kadiskes Kotim Umar Kaderi saat mengingatkan warga saat ini Dinkes Kotim Waspadai Penyakit Masa Pancaroba, warga diimbau untuk menerapkan pola hidup sehat hindari penyakit perubahan musim. 

TRIBUNKALTENG.COM, SAMPIT - Dinkes Kotim Waspadai Penyakit Masa Pancaroba, warga diimbau untuk menerapkan pola hidup sehat hindari penyakit perubahan musim.

Penyakit musim pancaroba  kerap menyerang warga, sehingga Dinas Kesehatan (Dinkes) meminta  masyarakat untuk lebih waspada terhadap paparan berbagai penyakit ditengah musim pancaroba yang sedang melanda bumi habaring hurung saat ini.

Hal ini dapat dilihat dari kondisi cuaca yang tidak menentu, kadang terik matahari datang , namun tiba-tiba hujan, sehingga kondisi tubuh manusia menjadi lebih rentan dan sulit beradaptasi.

“Kita masih di musim pancaroba. Di musim ini biasanya rawan berbagai penyakit seperti diare, influenza dan penyakit-penyakit yang disebabkan nyamuk. Maka dari itu kami imbau masyarakat lebih waspada,” ucap Umar Kaderi, Kepala Dinkes Kotim, Rabu (7/9/2022).

Baca juga: 15 Personel Disdamkarmat Kotim Evakuasi Buaya, Sepuluh Tahun Sempat Jadi Piaraan Warga Sampit

Baca juga: Pasar Murah bahan Pangan Kotim, Digelar di 3 Lokasi Sebanyak 2000 Kupon Paket Sembako Ludes

Baca juga: Akhir Unjuk Rasa Mahasiswa Kotim Tolak Kenaikan Harga BBM, Waket DPRD Serahkan 3 Rekomendasi

Ia menyampaikan, musim pancaroba seperti ini rutin terjadi setiap tahun, sesuai siklus alam.

Untuk itu, pihak medis pun telah mengidentifikasi beberapa penyakit yang sering muncul dan perlu dihindari pada musim seperti ini. Antara lain, diare, influenza, demam berdarah dengue (DBD), malaria, infeksi saluran pernafasan atas (ISPA), dan chikungunya.

Belakangan yang paling sering dikeluhkan oleh masyarakat adalah penyakit influenza. Hal ini sempat membuat warga yang terpapar khawatir, sebab gejala influenza ini hampir sama dengan Covid-19, tapi setelah dilakukan pengecekan menggunakan antigen hasilnya negatif.

“Alhamdulillah, setelah dilakukan pengecekan dengan antigen hasilnya negatif, jadi tidak ada hubungannya dengan Covid-19. Hanya influenza biasa,” bebernya.

Tak hanya memberikan imbauan, Umar juga membagikan beberapa tips atau saran agar masyarakat terhindar dari penyakit selama musim pancaroba ini. Yakni dengan menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

PHBS ini meliputi menjaga asupan nutrisi dan gizi yang berimbang pada makanan, rutin berolahraga minimal 20 menit sehari, dan beristirahat yang cukup agar tubuh tetap bugar.

Serta, satu lagi yang paling penting adalah menjaga lingkungan yang bersih, baik di dalam maupun lingkungan sekitar rumah.

Bisa juga ditambahkan dengan gerakan 3M, yaitu menguras atau membersihkan tempat penampung air atau vas buang, menutup tempat penampungan air, dan mengubur barang-barang bekas yang bisa digenangi air.

Untuk, menghindari perkembang biakan nyamuk yang dapat menyebabkan penyakit DBD maupun malaria.

“Insyaallah dengan cara seperti itu bisa mencegah penyakit di musim-musim seperti ini. Yang jelas semua upaya itu dimulai dari diri kita sendiri, jangan menunggu sampai ada yang terpapar penyakit,” pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved