Kotim Habaring Hurung

Sepuluh Hari Pekan Raya Sampit 2022 Digelar, Perputaran Uang Mencapai Rp 15 Miliar

Sepuluh Hari Pekan Raya Sampit Digelar ,meski hanya 10 hari digelar,perputaran uang di Pekan Raya Sampit 2022 saat dikalkulasi mencapai Rp 15 miliar.

Penulis: Devita Maulina | Editor: Fathurahman
Tribunkalteng.com/ Devita Maulina
Suasana malam terakhir penyelenggaraan Pekan Raya Sampit 2022 di Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). 10 Hari terlaksana perputaran uang ada acara ini mencapai Rp 15 miliar. 

TRIBUNKALTENG.COM, SAMPIT - Pelaksanaan Pekan Raya Sampit 2022 digelar di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), sukses dilaksanakan.

Meski hanya 10 hari digelar,perputaran uang di Pekan Raya Sampit 2022 saat dikalkulasi mencapai Rp 15 miliar.

Ketua panitia penyelenggara Pekan Raya Sampit 2022, Rahmat Noor, menyebutkan capaian tersebut cukup fantastis mengingat 3 dari 7 hari pelaksanaan Pekan Raya Sampit 2022 bisa dikatakan gagal.

Disebabkan hujan yang mengguyur kawasan tersebut, sehingga jumlah pengunjung menurun drastis.

“Dari 10 hari itu 3 hari cuaca tidak bersahabat, ada turun hujan, jadi drastis sekali penurunan pengunjungnya. Tapi pada 7 hari lainnya didukung cuaca cerah animo masyarakat luar biasa,” ujarnya, Selasa (6/9/2022).

Baca juga: Pekan Raya Sampit 2022 Resmi Dibuka, Ekonomi Bangkit UMKM & Warga Antusias Datang ke Lokasi

Baca juga: Persiapan Pekan Raya Sampit 2022 Sudah 100 Persen, Pedagang Mulai Menempati Tenda dan Lapak

Baca juga: Pasar Murah bahan Pangan Kotim, Digelar di 3 Lokasi Sebanyak 2000 Kupon Paket Sembako Ludes

Ia menjelaskan perputaran uang tersebut meliputi omzet pedagang, hasil parkir, arena permainan, uji ketangkasan, dan warung-warung yang ada di sekitar kawasan Pekan Raya Sampit 2022.

Namun, Ia mengakui penyelenggaraan Pekan Raya Sampit 2022 ini masih kalah sukses dibandingkan Bazaar UMKM Harati 2022 yang ia gelar dua bulan sebelumnya.

Hal ini dapat dilihat dari perputaran uang yang menurun, pada Bazaar UMKM Harati 2022 mencapai Rp 25 miliar sedangkan pada Pekan Raya Sampit 2022 hanya Rp 15 miliar.

Namun, hal ini masih dimaklumi karena durasi penyelenggaraan pun berbeda. Bazaar UMKM Harati 2022 berlangsung selama 12 hari.

Ditambah lagi dengan kondisi cuaca yang kurang mendukung pada Pekan Raya Sampit 2022.

“Memang ada penurunan, sebelumnya Rp 25 miliar sedangkan sekarang Rp 15 miliar. Tapi tidak masalah karena tujuan kami menyelenggarakan acara ini untuk membantu membangkitkan perekonomian masyarakat, khususnya pelaku usaha,” tuturnya.

Dibuka pada 27 Agustus lalu, Pekan Raya Sampit 2022 resmi ditutup pada Senin malam (5/9/2022). Acara ditutup dengan pembagian hadiah bagi para pemenang lomba dan sambutan dari panitia penyelenggara.

Pada penutupan ini acara berlangsung sederhana, tanpa mengundang pejabat daerah.

Kendati demikian, Rahmat menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan Pemkab Kotim, khususnya Bupati dan Wakil Bupati, sehingga acara tersebut bisa terlaksana.

Selama penyelenggaraan event tersebut antusiasme masyarakat cukup tinggi, rata-rata jumlah pengunjung harian berkisar dari 6000-8000 orang.

Kecuali, pada saat diguyur hujan jumlah pengunjungnya menurun drastis hingga ratusan orang saja.

pekn brro
10 Hari terlaksana perputaran uang ada acara ini mencapai Rp 15 miliar. Suasana malam terakhir penyelenggaraan Pekan Raya Sampit 2022 di Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).

Dari semua stan yang ada, yang paling diminati adalah stan kuliner, menyusul setelahnya stan permainan, pameran foto, dan pelaku umkm lainnya.

Rencananya, pada 2023 mendatang Rahmat bersama timnya akan kembali menggelar event serupa dengan persiapan yang lebih matang.

Diharapkan event yang mereka selenggarakan ini dapat membantu pemerintah dalam mendorong kemajuan perekonomian masyarakat, khususnya pasca pandemi Covid-19. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved