Berita Kotim

Pasca Kenaikan Harga BBM, Satbinmas Polres Kotim Pantau Seluruh SPBU

Satbinmas meningkatkan pemantauan di sejumlah SPBU pasca kenaikan harga BBM oleh pemerintah, untuk memastikan kamtibmas di lingkungan SPBU setempat

Penulis: Devita Maulina | Editor: Sri Mariati
Tribunkalteng.com/Devita Maulina
Jajaran Satbinmas Polres Kotim memantau aktivitas di SPBU Jalan MT Haryono Sampi, untuk memastikan situasi tetap kondusif pasca kenaikan BBM, Senin (5/9/2022). 

TRIBUNKALTENG.COM, SAMPIT - Jajaran Polres Kotawaringin Timur (Kotim), melalui Satuan Pembinaan Masyarakat (Satbinmas) meningkatkan pemantauan di sejumlah SPBU pasca kenaikan harga BBM oleh pemerintah.

Seperti yang dilakukan oleh jajaran Satbinmas Polres Kotim di SPBU 64.743.09 Jalan MT Haryono, Sampit, Senin (5/9/2022) sekitar pukul 10:00 WIB.

Pemantauan dilaksanakan oleh Kaurmintu Satbinmas Ipda Purwono dan Kanit Binkamsa Binmas Ipda Andi Wahono, bersama 4 personel lainnya.

Kapolres Kotim, AKBP Sarpani melalui Kasat Binmas AKP Paramita Harumi, melalui Kaurmintu Satbinmas Ipda Purwono menjelaskan, pemantauan dilakukan guna memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya di lingkungan SPBU, tetap kondusif.

Baca juga: Ratusan Mahasiswa Palangkaraya Demo Tolak Kenaikan BBM, Bakar Ban di Depan Kantor DPRD Kalteng

Baca juga: Harga BBM Naik Usaha Travel di Sampit Terdampak, Tiket Naik 20 Persen Pemesan Pilih Batal

“Kami melakukan pemantauan sehubungan dengan kenaikan harga BBM. Ini bagian dari kegiatan preentif yang kami lakukan untuk menangkal adanya gangguan kamtibmas,” ujarnya.

Ia melanjutkan, kegiatan ini sekaligus untuk mengantisipasi timbulnya gejolak dari masyarakat terkait kenaikan harga BBM. Hal ini sesuai tugas pokok pihaknya di Satbinmas Polres Kotim.

Setiap ada peraturan dari pemerintah yang berhubungan dengan khalayak atau masyarakat, maka pihaknya turut melakukan pemantauan maupun sosialisasi di lapangan.

Pemantauan di SPBU ini dilaksanakan sejak kemarin, tak hanya di dalam kota tapi juga luar Kota Sampit.

Sejauh ini dari pantauan pihaknya aktivitas di SPBU masih kondusif pasca kenaikan harga BBM. Tidak ada antrean panjang maupun pelangsir, serta ketersediaan BBM juga masih aman.

“Kami sudah berkeliling dan sejauh ini situasi masih aman dan tertib, tidak ada gejolak dari masyarakat. Semua berjalan dengan baik dan antrean pun tidak begitu panjang,” pungkasnya.

Baca juga: BBM Resmi Naik Siang Hari, SPBU di Palangkaraya Sempat Kaget, Cek Harga Terbarunya

Untuk ketahui, pada Sabtu (3/9/2022) kemarin, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo secara resmi mengumumkan kenaikan beberapa jenis BBM.

Yakni, Pertalite dari Rp 7.650 menjadi Rp 10.000 per liter, Solar dari Rp 5.150 menjadi Rp 6.800 per liter, dan Pertamax dari Rp 12.500 menjadi Rp 14.500 per liter.

Kenaikan harga BBM ini tak terhindarkan menuai protes masyarakat pada umumnya. Namun, tidak sampai pada tindakan yang melanggar kamtibmas.

Khususnya di Kota Sampit aktivitas masyarakat masih berjalan seperti biasa pasca kenaikan harga BBM. Transaksi di SPBU pun tetap berjalan lancar tanpa perubahan yang signifikan. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved