Berita Palangkaraya

Bahan Bakar Rumah Tangga Sumbang Kenaikan Inflansi 0,28 Persen di Palangkaraya Pada Agustus 2022

Berdasarkan hasil pemantauan BPS Kalteng, Agustus 2022 di Kota Palangkaraya terjadi inflasi sebesar 0,28 persen. penyumbang bahan bakar rumah tangga

Penulis: Ghorby Sugianto | Editor: Sri Mariati
Humas BPS Kalteng untuk Tribunkalteng.com
Badan Pusat Statistik atau BPS Provinsi Kalimantan Tengah merilis perkembangan Indeks konsumen pada Agustus 2022. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Badan Pusat Statistik atau BPS Provinsi Kalimantan Tengah merilis perkembangan Indeks konsumen pada Agustus 2022.

Perkembangan harga berbagai komoditas secara umum di Kota Palangkaraya menunjukkan adanya peningkatan.

Berdasarkan hasil pemantauan BPS Kalteng, pada Agustus 2022 di Kota Palangkaraya terjadi inflasi sebesar 0,28 persen.

Atau terjadi peningkatan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 112,94 pada Juli 2022 menjadi 113,26 pada Agustus 2022.

Kepala BPS Kalteng Eko Barasoro menyebutkan, salah satu penyumbang Inflansi di Palangkaraya adalah bahan bakar rumah tangga bersama kelompok perumahan, air, listrik sebesar 0,53 persen.

Baca juga: Kendalikan Inflasi di Kalimantan Tengah, Pasar Murah Kotim Akan Digelar Akhir Agustus 2022 ini

Baca juga: Kendalikan Inflasi Kalteng, 3 Ton Bawang Merah & Seribu Bibit Cabai Didistribusikan di Palangkaraya

Kelompok makanan, minuman dan tembakau 0,60 persen, kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga 0,30 persen, kelompok pakaian dan alas kaki 0,22 persen.

Kelompok penyediaan makanan dan minuman atau restoran 0,20 persen, kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya 0,16 persen, dan kelompok transportasi 0,10 persen.

Kelompok kesehatan dan kelompok pendidikan relatif stabil. Sementara itu, kelompok rekreasi, olahraga dan budaya serta kelompok informasi komunikasi dan jasa keuangan mengalami deflasi masing-masing sebesar 3,73 persen dan 0,30 persen.

Indeks harga konsumen pada level pedagang eceran Provinsi Kalimantan Tengah dikompilasi berdasarkan gabungan dua kota rujukan, yakni Kota Palangkaraya dan Sampit.

Selama Agustus 2022, tercatat telah terjadi deflasi sebesar 0,01 persen atau mengalami penurunan indeks harga konsumen dari 113,89 Juli 2022 menjadi 113,88 Agustus 2022.

Baca juga: Harga Daging Babi Naik Capai Rp 120 Ribu per Kg, Penyumbang Inflasi Kalteng Pada Juni 2022

Peningkatan nilai inflasi di Palangkaraya pada tahun ini dibandingkan tahun lalu antara lain disebabkan adanya kelangkaan dan kenaikan harga minyak goreng beberapa bulan lalu.

Penyesuaian harga BBM seiring kenaikan harga minyak mentah dunia yang berpengaruh terhadap biaya angkutan, kenaikan harga bahan bakar rumah tangga.

Kenaikan tarif angkutan udara, merebaknya virus ASF pada babi dan PMK pada sapi, serta cuaca yang tidak menentu yang mengganggu suplai dan distribusi barang. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved