Berita Palangkaraya

Awasi Ilegal Fishing Palangkaraya, Dinas Perikanan Salurkan Perahu Pokmaswas di Bereng Bengkel

Dinas perikanan menyalurkan satu unit perahu untuk Pokmawas Kelurahan Bereng Bengkel untuk Awasi Ilegal Fishing Palangkaraya.

Penulis: Ghorby Sugianto | Editor: Fathurahman
Istimewa
Dinas Perikanan Kota Palangkaraya saat menyerahkan bantuan perahu kepada Pokmaswas untuk melakukan pengawasan terhadap aktifitas ilegal fishing di Kelurahan Kereng Bengkel.Penyalurkan satu unit perahu untuk Pokmawas Kelurahan Bereng Bengkel untuk awasi Ilegal Fishing Palangkaraya. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA -Dinas perikanan menyalurkan satu unit perahu untuk Pokmawas Kelurahan Bereng Bengkel untuk Awasi Ilegal Fishing Palangkaraya.

Penyalurkan bantuan perahu kepada Pokmaswas Kelurahan Bereng Bengkel tersebut untuk memudahkan warga melakukan pengawasan.

Kepala Dinas Perikanan Kota Palangkaraya Indriati Ritadewi menuturkan hal itu guna mengawasi dan mengantisipasi ilegal fishing. 

Karena beberapa kasus ilegal fishing dijumpai adalah penyetruman ikan, bom ikan dan aktifitas menangkap ikan yang tidak diperbolehkan perundangan.

Baca juga: Kriminalitas Palangkaraya, Akibat Tersinggung Oknum Mahasiswa Tega Tusuk Tetangga Pakai Gunting

Baca juga: Produksi Hasil Perikanan Tangkap Kota Palangkaraya Kalteng Mengalami Kenaikan 78,81 Ton

Baca juga: Pemprov Kalteng Bangun Kampung Budi Daya Ikan di Lima Daerah, Wujudkan Sektor Perikanan Unggul

Mengingat Kelurahan Kereng Bengkel menyimpan potensi kekayaan ikan dan biota sungai lainnya. ktifitas ilegal menangkap ikan dapat merusak lingkungan. 

"Saya serahkan satu unit perahu beserta kelengkapannya, semoga bisa digunakan sebaik-baiknya dalam melakukan pengawasan," kata Indrianti Ritadewi, selasa (30/8/2022). 

Adapun bantuan yang pihaknya berikan adalah berupa satu unit perahu mesin beserta dengan perlengkapannya.

Seperti pelampung dan peralatan lainnya yang digunakan untuk melakukan pengawasan di daerah perairan Kelurahan Bereng Bengkel

Pokmaswas dalam menjalankan pengawasan tegadap ilegal fishing terintegrasi dengan Babinsa dan Babinkamtibmas. 

Sehingga masyarakat yang menjumpai aktifitas ilegal fishing dapat melaporkan kepada Pokmaswas, Babinsa dan Babinkamtibmas. 

"Sarana dan prasarana sudah ada saya harap Pokmaswas bisa lebih optimal dalam melakukan pengawasan," tutupnya. (*)

 

 

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved