Kotim Habaring Hurung

Lomba Azan PHBI Kotim, Melatih Anak Lelaki Muslim Kumandangkan Azan Secara Baik dan Benar

Lomba Azan PHBI Kotim, Kegiatan tersebut masih bagian dari rangkaian peringatan 1 Muharram 1444 Hijriah di Kotim untuk melatih naak laki-laki.

Penulis: Devita Maulina | Editor: Fathurahman
Tribunkalteng.com/ Devita Maulina
Lomba Azan PHBI Kotim, Kegiatan tersebut masih bagian dari rangkaian peringatan 1 Muharram 1444 Hijriah di Kotim. Lomba Azan PHBI Kotim diikuti oleh anak laki-laki tingkat SD dan SMP, Minggu (28/8/2022). 

TRIBUNKALTENG.COM, SAMPIT- Lomba Azan PHBI Kotim, kegiatan tersebut masih bagian dari rangkaian peringatan 1 Muharram 1444 Hijriah di Kotim.

Lomba Azan PHBI Kotim menggelar lomba azan untuk anak laki-laki tingkat SD dan SMP, Minggu (28/8/2022).

Kegiatan tersebut masih bagian dari rangkaian peringatan 1 Muharram 1444 Hijriah di Kabupaten Kotawaringin Timur.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) melalui Panitia Hari Besar Islam (PHBI) setempat melaksanakan kegiatan tersebut.

Kegaiatan dilaksanakan di kompleks Islamic Center Sampit, kegiatan ini berlangsung selama 2 hari, yakni dari 28-29 Agustus 2022.

Baca juga: Tegakkan Perda Tibum Bongkar Bangunan Tak Tertib, Satpol PP Didukung Ketua Komisi Dewan Kotim

Baca juga: Cegah Perundungan di Sampit, Komunitas Pemuda Kotim Berkarya Gelar Talk Show Edukasi Masyarakat

Baca juga: Bupati H Halikinnor Berikan Insentif Guru Mengaji di Kotim, Camat Diminta Lakukan Pendataan

Ketua Panitia Penyelenggara, Abdurrahman, menyebutkan kegiatan yang bertajuk Gebyar Muharram ini sengaja digelar menjelang akhir bulan, supaya persiapan kian matang.

Adapun, kegiatan ini merupakan sinergi antara PHBI dan Bagian Kesra Setda Kotim.

Disamping untuk memperingati salah satu hari besar umat islam, kegiatan tersebut bertujuan untuk membudayakan anak laki-laki yang beragama islam di Kotim untuk pandai mengumandangkan azan yang apik dan benar.

Serta, untuk melatih keberanian mereka untuk bisa maju dan mengumandangkan azan di rumah ibadah di wilayah masing-masing kelak.

"Karena ini suatu kewajiban bagi umat muslim, jadi sejak dini mereka perlu dilatih untuk berani tampil. Sehingga pada saatnya nanti tidak canggung dan kaku untuk mengumandangkan azan di rumah-rumah ibadah," tuturnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved