Berita Kotim

Harga Perhiasan Emas di Sampit Turun Pengaruh Kurs Dolar, Transaksi Jual Beli Makin Membaik

Harga perhiasan emas di Sampit turun signifikan dalam sepekan terakhir yang didiuga sebagai dampak dari pengaruh kurs dolar.

Penulis: Devita Maulina | Editor: Fathurahman
Tribunkalteng.com/ Devita Maulina
Harga perhiasan emas di Sampit turun signifikan dalam sepekan terakhir yang didiuga sebagai dampak dari pengaruh kurs dolar. Suasana salah satu toko emas di Pusat Perbelanjaan Mentaya (PPM) Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Tampak warga yang ramai mengunjungi toko emas baik untuk membeli maupun menjual. Sementara, dalam sepekan terakhir harga amas di Kota Sampit telah mengalami penurunan, Sabtu (27/8/2022)  

TRIBUNKALTENG.COM, SAMPIT - Harga perhiasan emas di Sampit turun signifikan dalam sepekan terakhir yang didiuga sebagai dampak dari pengaruh kurs dolar.

Penurunan harga mencapai Rp 10 ribu per gram dan ini berimbas pada semua jenis emas yang tersedia di pasaran. 

Hal ini disampaikan oleh pemilik toko emas Mitra Baru di Pusat Perbelanjaan Mentaya (PPM) Sampit, Darsani yang menyebutkan penurunan harga emas dunia akibat penguatan Dolar Amerika.

Kuatnya kurs Dolar Amerika tersebut yang kemudian membawa dampak pada harga emas domestik juga turun.

"Sudah semingguan ini trennya menurun. Penyebabnya karena emas dunia juga turun, jadi harga emas lokal mengikuti," ujarnya, Sabtu (27/8/2022).

Baca juga: Minat Warga Kotim Bekerja di PBS Minim, Perusahaan Sawit Datangkan Pekerja dari Luar Daerah

Baca juga: Ratusan Gram Sabu Gagal Beredar di Sampit, Sejumlah Tersangka Diamankan BNNP Kalteng

Baca juga: Bupati H Halikinnor Berikan Insentif Guru Mengaji di Kotim, Camat Diminta Lakukan Pendataan

Darsani menjelaskan, berdasarkan pengamatannya melalui pemberitaan di sejumlah media dijelaskan bahwa dalam beberapa waktu belakangan telah terjadi inflasi di Amerika.

Untuk mengatasi hal tersebut pemerintah di negara tersebut mengambil langkah dengan menaikan suku bunga mata uang dollar.

Dan seolah menjadi hukum pasti, setiap terjadi penguatan mata uang dollar maka sebaliknya harga emas dunia akan mengalami penurunan yang berdampak pada harga emas lokal. 

"Diperkirakan kondisi ini masih akan berlanjut sampai akhir tahun. Jadi trennya masih menurun sampai akhir tahun," jelasnya. 

Menurut pria yang akrab dipanggil Haji Sani ini kendati kerap mengalami fluktuasi harga tak lantas mempengaruhi minat beli masyarakat di Kotim.

Sejauh ini aktivitas jual beli emas di tokonya masih normal. Bahkan cenderung membaik pasca tahun ajaran baru. 

Pasalnya, selama momentum ajaran baru sebagian besar pelanggan yang datang ke tokonya dengan tujuan menjual emas, kemungkinan untuk memenuhi kebutuhan sekolah anak. Sedangkan, pelanggan yang membeli lebih sedikit. Perbandingannya 60 yang menjual dan 40 yang membeli. 

"Kalau sekarang alhamdulillah sudah mulai imbang, perbandingannya 50:50. Baik yang membeli maupun menjual sama," imbuhnya. 

Adapun, untuk kisaran harga emas di Kota Sampit saat ini antara lain, emas 999 yang setara dengan emas 24 karat berada pada harga Rp 860 ribu per gram, emas 750 atau emas putih setara 17 karat di harga Rp 750 ribu per gram, dan emas 700 atau emas singapura setara 16 karat di harga Rp 690 ribu per gram.

Lalu, emas 420 setara emas 9 karat berada di harga Rp 420 ribu per gram dan emas 375 setara 8 karat di harga Rp 405 ribu. (*)

 

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved