Berita Kalsel

Parah, Satu Keluarga di Tanahlaut Kalsel Kompak Edarkan Sabu, 64 Paket Disita Polisi

Satu keluarga di Kabupaten Tanahlaut, Kalimantan Selatan (Kalsel) kompak menjadi budak narkoba jenis sabu menjadi pengedar, mereka ditangkap polisi

Editor: Sri Mariati
ILUSTRASI
Satu keluarga di Kabupaten Tanahlaut, Kalimantan Selatan (Kalsel) kompak menjadi budak narkoba jenis sabu menjadi pengedar. 

TRIBUNKALTENG.COM, PELAIHARI – Parah, lingkaran hitam barang haram narkoba sudah menjalan kesemua aspke kehidupan di masyarakat, bahkan di lingkungan terdekat atau keluarga.

Kali ini, Satu keluarga di Kabupaten Tanahlaut, Kalimantan Selatan (Kalsel) kompak menjadi budak narkoba jenis sabu menjadi pengedar.

Mereka adalah tiga orang pelaku diantaranya ayah, ibu, dan anak. Hal itu terungkap pada press release ungkap perkara narkoba yang digelar Polres Tala, Kamis (18/8/2022) siang.

Dari sepuluh orang yang dihadirikan saat pers rilis tersebut, dua orang di antaranya adalah ibu dan anak yaitu MF (21) dan sang ibu yaitu EW (38), warga Desa Bentokdarat, Kecamatan Batibati.

Lumayan banyak sabu yang disita petugas dari tangan keduanya. Jumlahnya 64 paket sabu yang dibungkus plastik klip transparan.

"Berat kotornya 46,49 gram. Berat bersihnya 33,73 gram," sebut Kapolres Tala AKBP Rofikoh Yunianto melalui Kasi Humas AKP Sidik Suprayitno.

Ibu dan anak itu ditangkap polisi, Kamis (11/8/2022) pekan lalu sekitar pukul 16.50 Wita di kediamannya. Sedangkan sang suami saat itu tak ada di tempat dan hingga saat ini masih menjadi buron.

Penangkapan tersebut berawal dari tertangkapnya Bej. Kemudian anggota Satresnarkoba dan anggota Opsnal Merah Putih melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan MF dan EW.

Baca juga: Narkoba Kalsel, Pengedar Sabu di Pagatan Tanahbumbu Kalsel Diringkus Polisi Simpan 12 Paket

Baca juga: Narkoba Kalsel, Pemuda Warga Telawang Banjarmasin Diciduk Polisi, Amankan 8 Paket Sabu

Selanjutnya pelaku beserta barang bukti dibawa ke  Polres Tanahlaut guna proses hukum lebih lanjut. Keduanya dijerat pasal 114 Ayat (2) sub pasal 112 ayat (2) UU Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika jo pasal 55 ayat ke-1 KUHP.

Selains 64 paket sabu, barang bukti lainnya yang turut disita petuags meliputi 10 lembar plastik klip transparan 8 bundel plastik klip transparan, 1 unit pipet kaca, 1 buah dompet kain warna kuning.

Lalu, 1 buah dompet kain warna hitam, 1 buah tas kain warna hitam, 1 unit handphone merk Oppo warna hitam.

Kepada awak media, EW mengaku dirinya memang memiliki dan menjadi  pengedar sabu.

Baca juga: Pria Ditangkap Satresnarkoba Polres Tarakan Kedapatan Bawa Sabu, Diimingi Upah Rp 500 Ribu

"Baru sekitar setahun ini saja," ucapnya ketika ditanya sejak kapan menjadi pengedar sabu.

Berapa keuntungan yang didapat sekali bertransaksi? "Jutaan," jawab EW.

Mengenai asal usul sabu yang dierdakannya, EW mengaku tak tahu karena barang tersebut milik suaminya. (*)

Artikel ini telah tayang di BanjarmasinPost.co.id dengan judul Satu Keluarga di Kabupaten Tanahlaut Edarkan Sabu, Segini Keuntungan yang Didapatkan, 

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved