Berita Kalsel

Diduga Dendam, Pria di Sungai Tiung Banjarbaru Kalsel Lakukan Penganiayaan Hingga Korban Meninggal

Seorang pria berinisial MB (27) melakukan tindak pidana penganiayaan berat. Diduga aksi dilakukan karena dendam di Sungai Tiung, Banjarbaru, Kalsel

Editor: Sri Mariati
ILUSTRASI
ILUSTRASI. Seorang pria berinisial MB (27) melakukan tindak pidana penganiayaan berat. Diduga aksi itu dilakukan karena dendam di Sungai Tiung, Banjarbaru, Kalimantan Selatan (Kalsel). 

TRIBUNKALTENG.COM, BANJARBARU – Seorang pria berinisial MB (27) melakukan tindak pidana penganiayaan berat. Diduga aksi itu dilakukan karena dendam di Sungai Tiung, Banjarbaru, Kalimantan Selatan (Kalsel).

Peristiwa berdarah tersebut terjadi saat peringatan HUT Ke-77 RI di Sungai Tiung kemarin, dengan korban berinisial AF (25).

Sempat kabur usai melakukan penusukan terhadap korban, akhirnya setelah dilakukan pengejaran kurang dari 24 jam akhirnya pelaku dibekuk di tempat persembunyiannya.

Hal itu diungkapkan Kapolsek Cempaka, Ipda Subroto Rindang Arie Setyawan, melalui Kasi Humas Polsek Cempaka, Aipda Hendra Fahmi.

Hendra Fahmi mengatakan, motif pelaku melakukan penganiayaan berat disebabkan dendam.

Baca juga: Penganiayaan Buruh Sawit Palangkaraya, 2 Orang Korban Luka di Kepala, Muka, Tangan, dan Jari

Baca juga: Mabuk Miras Cekcok Berakhir Pembunuhan, Residivis Penganiayaan Tapin Utara Kembali Ditangkap

Pelaku MB melakukan penganiayaan berat yang menyebabkan korbannya AF dilarikan ke rumah sakit dan meninggal dunia akibat luka yang diterimanya.

"Sekitar pukul 14.00 WITA, MB melakukan penganiayaan berat terhadap korban dengan menggunakan sebilah senjata tajam jenis pisau badik," sebutnya.

Sedangkan Ahmad Faishori harus dilarikan ke RS Idaman Kota Banjarbaru setelah menerima luka tusukan di bagian perut kiri dan tangan sebelah kiri dan dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 19.40 di RS Idaman.

"Kita berhasil mendeteksi keberadaan pelaku, pelarian pelaku dan berhasil mengamankan pelaku dipersembunyiaannya, petugas langsung menyergap dan sekira 9 jam pengejaran bisa langsung ditangkap," bebernya.

Setelah berhasil ditangkap, polisi menjerat pelaku dengan Pasal 351 Ayat (3) KUHP.

Sebelumnya warga menemukan pemuda AF (25) bersimbah darah di Jalan Mistar Cokrokusumo-Simpang Ujung Murung, belakang Minimarket Alfamart RT 14, Kelurahan Sungai Tiung, Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru, sekira pukul 14.00 WITA.

Korban menderita luka tusukan di bagian perut sebelah kiri dan tangan sebelah kiri.

Korban mengalami luka lantaran sabetan senjata tajam badik oleh pelaku MB alias Dali warga Jalan Ujung Murung, RT. 010, RW. 002, Kelurahan Sungai Tiung yang masih teman korban.

Baca juga: Penganiayaan di Banjarmasin, Pria Jalan Veteran Jari Putus Diserang Pakai Sajam Pelakunya Diburu

Perkelahian berdasarkan data dari Polres Banjarbaru lantaran dendam lama antara pelaku dan korban masalah narkotika.

Sementara itu, Lurah Sungai Tiung, Aries menegaskan perkelahian berdarah di wilayahnya tak ada kaitannya dengan kegiatan peringatan 17 Agustus di sana

Lebih jauh Kepala Unit Humas RS Idaman Banjarbaru, Andri Hamidansyah mengatakan pasien sudah diresusitasi namun pasien dinyatakan meninggal pukul 19.30 WITA, ketika datang pasien mengalami GCS E1 V2 M4 (tidak sepenuhnya sadar), nadi terasa lemah dan tensi 85 perpalpasi (menandakan syok). (*)

Artikel ini telah tayang di BanjarmasinPost.co.id dengan judul Penganiayaan di Kalsel, Pelaku Penusukan di Sungai Tiung Cempaka Banjarbaru Akhirnya Tertangkap, .

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved