Berita Lamandau

Partisipasi Pemilih Pinggiran Tinggi Dibanding Kota, KPU Lamandau Minta Pendatang Pindah Domisili

KPU Lamandau mengharapkan pendatang yang berdomisili selama 6 bulan di Kabupaten Lamandau segera saja pindah domisili agar partisipasi pemilih optimal

Editor: Fathurahman
faturahman/tribunkalteng.com
Ketua KPU Lamandau Irwansyah, saat ditemui di Kabupaten Lamandau, Selasa (9/8/2022) mengungkapkan, berdasarkan pengamatannya selama ini partisipasi pemiih dalam pemilu Kabupaten Lamandau yang lalu belum optimal dilakukan, karena banyak pendatang sudah dalam berdomislli belum pindah secara administrasi kependudukan. 

TRIBUNKALTENG.COM, LAMANDAU- Komisi Pemilihan Umum atau KPU Lamandau mengharapkan pendatang yang berdomisili selama 6 bulan di Kabupaten Lamandau segera pindah domisili agar partisipasi pemilih optimal.

Ketua KPU Lamandau Irwansyah, saat ditemui di Kabupaten Lamandau, Selasa (9/8/2022) mengungkapkan, berdasarkan pengamatannya selama ini partisipasi pemiih dalam pemilu di Kabupaten Lamandau belum optimal dilakukan.

Salah satu penyebabnya lantaran banyak pemilih yang ada di Lamandau warga pendatang yang sudah lama berdomisili namun tidak pindah secara adminstrasi.

Dia menjelaskan, warga pendatang yang tinggal di Lamandau tersebut kebanyakan pekerja di perusahaan besar swasta  (PBS) perkebunan kelapa sawit .

Baca juga: Optimalkan Pemilih Pemilu 2024, KPU Kobar Berharap Pendatang Lebih dari 6 Bulan Pindah Domisili

Baca juga: NEWS VIDEO, Festival Bubur Asyura Sampit Digelar Dalam Memperingati 10 Muharram 1444 Hijriah

Baca juga: Harga Tiket Pesawat Melambung, Pembelian Tiket Lewat Jasa Tour dan Travel Palangkaraya Sepi

Jumlah penduduk Lamandau 100 ribu lebih, namun yang memberikan hak suara saat pelaksanaan pemilu tidak bisa optimal dilakukan, karena banyak potensi pemilih yang belum pindah administrasi domisili.

Dia mengimbau bagi warga pendatang yang telah enam bulan tinggal di Lamandau agar segera mengurus pindah secara adminstrasi sehingga bisa menggunakan hak pilihnya.

"Kebanyakan pendatang yang datang di Lamandau berdomisilli dalam kota, karena belum pindah domilisi secara administrasi, sehingga saat pelaksanaan pemilihan mereka tidak memilih dan biasanya malah berada di kebun.," ujarnya.

Berbeda dengan pemilih yang berada di perdesaan atau pinggiran kota setiap pelaksanaan pemilihan malah aktif memberikan hak suaranya.

"Tidak heran pemilih terdaftar yang memberikan hak suara dalam pemilu kebanyakan warga pinggiran kota, sedangkan warga dalam kota malah sering tidak ada di rumah saat pemilu," ungkapnya.

Dia memperkirakan potensi pemilih dalam pemilu mendatang diperkirakan akan mencapai 75 ribu orang , namun yang memilih diperkirakan mencapai 70 ribu orang saja. (*)

 

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved