Berita Kobar

Optimalkan Pemilih Pemilu 2024, KPU Kobar Berharap Pendatang Lebih dari 6 Bulan Pindah Domisili

KPU Kobar berharap pemilih yang berpartisipasi dalam Pemilu 2024 mendatang bisa optimal memberikan suara

Editor: Fathurahman
faturahman/tribunkalteng.com
Ketua KPU Kobar Chaidir saat menjelaskan terkait potensi pemilih Pemilu 2024 di Kabupaten Kotawaringin Barat di Pangkalan Bun, Senin (8/8/2022) 

TRIBUNKALTENG.COM, PANGKALAN BUN - Komisi Pemilihan Umum (Kabupaten Kotawaringin Barat (KPU Kobar) Kalimantan Tengah, melakukan pendataan potensi pemilih untuk pelaksanaan Pemilu tahun 2024.

KPU Kobar berharap pemilih yang berpartisipasi dalam Pemilu 2024 mendatang bisa optimal memberikan hak suaranya sehingga diperlukan kerjasama dengan sejumlah pihak agar partipasi pemilih lebih banyak dari pemilu sebelumnya.

Ketua KPU Kobar Chaidir, saat dijumpai di kantornya di Pangkalanbun, Senin (8/8/2022) mengatakan, pihaknya masih terus melakukan sosialisasi dan pendataan potensi pemilih menjelang pemilu 2024 mendatang.

Dia mengatakan, saat ini dari hasil pendataan pemilih pemula yang terdata mencapai 7.000 orang terutama untuk pelajar SLTA sederajat yang sudah berumur 17 tahun.

Baca juga: 2 Paskibraka dari Kobar dan Palangkaraya Wakili Kalteng, Kibarkan Merah Putih di Istana Kepresidenan

Baca juga: Total Peserta MTQ ke-XXX Kalteng 528 Orang, Kobar dan Murung Raya Terbanyak, Gunung Mas Absen

Baca juga: Banjir Kobar Ganggu Habitat Orangutan, Mengungsi Lewat Jalan Raya Video Orangutan Kalteng Viral

"Saat ini terus dilakukan pendataan hingga nantinya menjelang pelaksanaan Pemilu tahun 2024 mendatang pemilih pemula bisa optimal menggunakan hak pilihnya," ujarnya.

Dia memperkirakan pemilih pemula dalam pelaksanaan Pemilu 2024 mendatang mencapai 10.000 orang untuk pendataan hingga saat ini terus dilakukan.

Namun begitu dia berharap, untuk pemilih pemilu tahun 2024 secara keseluruhan mendatang bisa lebih optimal lagi dilakukan, dengan kerjasama berbagai pihak.

"Kami sudah meminta kepada pemerintah kabupaten untuk membantu dalam mengoptimalkan pemilih pemilu tahun 2024 mendatang tersebut," ungkapnya.

Salah satunya dengan melakukan penegakan aturan warga pendatang yang menetap di Kobar selama lebih dari 6 bulan wajib memiliki KTP Kobar.

Ini penting, karena selama ini masih banyak pendatang yang bekerja di Kobar dan sudah lebih dari enam bulan menetap belum pindah domisili, sehingga KTP masih menggunakan KTP lama dari tempat asalnya.

"JIka ada penegakkan aturan warga pendatang yang sudah berdomisili di Kobar selama 6 bulan diwajibkan pindah domisili dan mengurus KTP menjadi warga Kobar, tentunya jumlah pemilih akan lebih banyak," ujarnya. (*)

 

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved