Jenazah Mengapung di Sungai Kahayan

NEWS VIDEO, Seorang Pria Ditemukan Mengapung Tak Bernyawa di Sungai Kahayan Palangkaraya

Seorang pria ditemukan tak bernyawa mengapung di Sungai Kahayan Kawasan pemukiman padat penduduk Rundang Banua atau Ponton Ujung, Minggu (7/8/2022).

Editor: Fathurahman

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Seorang pria ditemukan tak bernyawa mengapung di Sungai Kahayan Kawasan pemukiman padat penduduk Rundang Banua atau Ponton Ujung, Minggu (7/8/2022).

Belum diketahui idenditas jenazah yang ditemukan tersebut. Namun saat menemukan hal tersebut, warga tak berani mengevakuasi jenazah tersebut.

Jenazah ditemukan sekira pukul 17.00 WIB saat sedang menjala ikan dari pinggir lanting di kawasan  padat penduduk tersebut.

Korban diketahui berjenis kelamin pria mengapung di air, saat ditemukan hanya terlihat bagian pinggung dan bokong.

Baca juga: Saat Dilakukan Evakuasi Petugas, Kondisi Jenazah Dalam Kondisi Membusuk & Berbau Tak Sedap

Baca juga: Enam Anggota Relawan Tim Emergency Response Palangkaraya Evakuasi Jenazah Dari Atas Perahu

Baca juga: BREAKING NEWS, Jenazah Seorang Pria Mengapung di Sungai Kahayan Palangkaraya

Saat ini petugas kepolisian dan Tim Emergency Response Palangkaraya (ERP), tengah melakukan koordinasi guna mengevakuasi jenazah.

Saat  Tribunkalteng.com mengumpulkan informasi terkait penemuan jenazah tersebut disebutkan jenazah yang ditemukan mengapung di Sungai Kahayan kondisinya sudah membusuk.

Karena kondisi jenazah yang sudah membusuk tersebut hingga mengeluarkan bau yang tidak sedap.

Petugas datang ke lokasi untuk melakukan pemeriksan jenazah hingga mengevakuaisnya ke rumah sakit untuk dilakukan visum.

Ketua Tim Emergency Response Palangkaraya Jean Steve mengatakan laporan penemuan jenazah berasal dari pihak kepolisian.

“Awal laporan dari Polresta Palangkaraya adanya penemuan jenazah di kawasan Ponton Ujung,” terangnya.

Jenazah ditemukan mengapung dengan posisi tertelungkup saat dievakuasi tim Inafis dan tim ERP.

Evakuasi korban berlangsung dari atas kapal SP3 Polresta Palangkaraya.

“Kami menerjunkan anggota sebanyak 6 orang guna membantu evakuasi pada jenazah,” jelasnya.

Usai dievakuasi, jenazah kemudian dibawa ke pelabuhan rambang untuk dibawa ke ruang Kamboja RSUD Dr Doris Sylvanus.

Jenazah akan dilakukan visum et repertum oleh Dokter Forensik. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved